Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Letusan Gunung Marapi Ancam 138 Ribu Warga Agam

Rabu 15 May 2013 20:04 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Gunung Marapi

Gunung Marapi

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKBASUNG -- Sebanyak 138.131 jiwa dari 445.387 warga yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat berada di daerah rawan letusan Gunung Marapi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Bambang Warsito di Lubukbasung, Rabu, menyebutkan warga yang rawan letusan Gunung Marapi itu berada di Kecamatan Canduang sebanyak 21.870 dengan rincian, Nagari Canduang Koto Laweh dengan jumlah 8.667 orang, Nagari Lasi sebanyak 5.488 orang, Nagari Bukik Batabuah sebanyak 7.715.

Kecamatan Sungai Pua dengan jumlah 24.364 orang dengan rincian yakni, Nagari Padang Laweh sebanyak 548 orang, Nagari Sungai Pua sebanyak 15.899 orang, Nagari Batagak sebanyak 3.255 orang, Nagari Batu Palano sebanyak 2.559 orang, Nagari Sariak sebanyak 2.103 orang.

Sementara, Kecamatan Ampek Angkek dengan jumlah 38.758 orang dengan rincian yakni, Nagari Batu Taba sebanyak 5.287 orang, Nagari Biaro Gadang sebanyak 7.167 orang, Nagari Lambah sebanyak 4.255 orang, Nagari Panampuang sebanyak 6.931 orang, Nagari Ampang Gadang sebanyak 8.258 orang, Nagari Balai Gurah sebanyak 5.135 orang dan Pasia sebanyak 1.725 orang.

Lalu, Kecamatan Banuhampu dengan jumlah 53.139 orang dengan rincian yakni, Nagari Padang Lua sebanyak 5.667 orang, Nagari Taluak Ampek Suku sebanyak 4.877 orang, Nagari Pakan Sinayan sebanyak 4.851 orang, Nagari Kubang Putiah sebanyak 8.008 orang, Nagari Ladang Laweh sebanyak 5.103 orang, Nagari Cingkariang sebanyak 5.055 orang dan Sungai Tanang sebanyak 2.046 orang.

Kecamatan Baso dengan jumlah 17.532 orang dengan rincian yakni, Nagari Koto Tinggi sebanyak 7.885 orang dan Nagari Tabek Panjang sebanyak 9.647 orang.

"Ini berdasarkan draf rancangan kontijensi menghadapi bencana letusan Gunung Marapi di Kabupaten Agam yang kita usulkan ke Provinsi Sumbar," kata Bambang Warsito.

Dia mengharapkan kepada warga yang ditinggal di kawasan rawan bencana dengan radius tiga kilometer, untuk meningkatkan kewaspadaan apabila Gunung Marapi tersebut mengeluarkan semburan asap.

Selain itu, masyarakat diminta untuk melakukan evakuasi apabila kondisi Gunung Marapi rawan mengeluarkan semburan asap warna hitam.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA