Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Kisruh UN tak Ganggu Jadwal Seleksi Bersama Masuk PTN

Kamis 18 Apr 2013 11:41 WIB

Red: Taufik Rachman

Ujian SNMPTN  (ilustrasi)

Ujian SNMPTN (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Meskipun ujian nasional (UN) di beberapa provinsi di Indonesia di undur namun penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPT) yang digelar beberapa PTN di Indonesia akan digelar sesuai jadwal.

Koordinator panitia lokal SBMPT Yogyakarta, Rachmat Wahab mengatakan, pendaftaran SBMPT tahun ini tetap dilaksanakan tanggal 13 Mei hingga 7 Juni 2013. Sedangkan ujian tertulis akan dilaksanakan pada 18 dan 19 Juni 2013. Ujian ketrampilan sendiri dilaksanakan 20 dan 21 Juni 2013.

"Meskipun UN diundur, kita tetap bertahan sesuai jadwal semula. Kita berharap mundurnya UN tidak berdampak pada pengumuman," ujarnya di kampus UNY, Kamis (18/4).

Menurut Rachmat, jika pelaksanaan SBMPT tahun ini diundur maka akan berdampak pada pelaksanaan Seleksi Mandiri (SM) yang akan digelar masing-masing PTN juga. SBMPT tahun ini kata dia, diikuti oleh 62 PTN se-Indonesia.

Di DIY sendiri kata dia, ada 3 PTN yang mengikuti SBMPT tersebut yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Setiap PTN di Yogya memberikan kuota 30 persen kursi mahasiswa baru diambil dari seleksi program ini.

50 persen kata Rachmat sudah diambil melalui SNMPTN dan sisanya akan diambi melalui seleksi mandiri. Daya tampung UGM bagi mahasiswa baru melalui seleksi ini sebanyak 1.997 mahasiswa, UNY 1.203 mahasiswa dan UIN Sunan Kalijaga sebanyak 1.007 mahasiswa. "Ini daya tampung minimal jadi masih bisa bergerak ke atas," tambahnya.

Pendaftaran SBMPT dikenakan biaya sebesar Rp 175 ribu per mahasiswa untuk kelompok sainstek (IPA) dan soshuk (IPS) serta Rp 200 ribu per siswa untuk program campur. Setiap pendaftar di semua kelompok maksimal bisa memilih tiga program studi di 62 PTN di Indonesia. Dengan syarat kata dia, salah satu dari pilihan tersebut harus PTN di wilayahnya.

sumber : yulianingsih
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA