Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Cimahi Jajaki Kembali Wisata Militer

Senin 08 Apr 2013 12:50 WIB

Rep: Rina Tri Handayani/ Red: Didi Purwadi

Pemkot Cimahi

Pemkot Cimahi

Foto: blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Penjajakan kembali dengan TNI harus dilakukan untuk mewujudkan wisata militer di Kota Cimahi. Pembicaraan dengan TNI juga dilakukan untuk mengetahui konsep wisata. Di antaranya dengan konsep perkenalan satu gedung ke gedung lain atau seperti outbond.

''Apakah museum atau diklat kemiliteran, cenderamata,'' ujar Kepala Bidang Perindustrian, Perdagangan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Cimahi, Megawati, Senin (8/4).

Megawati mengatakan penjajakan akan dilakukan kembali tahun ini. Namun, dia mengaku belum terjadwal secara pasti.

Cimahi tidak memiliki potensi alam untuk wisata. Sedangkan, sebagian besar wilayahnya merupakan tanah TNI. 

Karena itu, bangunan-bangunan tua cagar budaya peninggalan Belanda di Cimahi terdapat di tanah TNI bisa digali potensinya. Contoh bangunan bersejarah yaitu gedung histori dekat rel kereta api di Jalan Sudirman yang pernah menjadi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
 
Menurutnya, upaya memperkuat pariwisata dilakukan di bidang sumberdaya manusia. Kemudian, melakukan inventarisasi potensi dan pendataan cagar budaya. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata hanya diperoleh dari pajak hotel, restoran, dan kolam renang.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA