Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Menikmati Kopi Lokal di Kedai Asing

Ahad 17 Mar 2013 23:04 WIB

Red: Heri Ruslan

Kopi

Kopi

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, Kehidupan kota Jakarta yang sangat dinamis berdampak pada menjamurnya warung kopi modern.

Hampir di setiap sudut kota banyak ditemui kafe, baik yang mengusung brand luar negeri maupun brand lokal lengkap dengan konsep yang beragam.

Sejak dulu, Indonesia adalah salah satu negeri penghasil kopi berkualitas prima di dunia selain Afrika, Arab, Brasilia.

Konon, kopi pula yang menjadi salah satu magnet bagi para penjajah untuk menguasai Indonesia. Hingga kini pun, Indonesia telah mengekspor hasil kopinya ke banyak negara.

Bisa jadi kopi-kopi impor yang dikemas dengan mewah itu berasal dari Indonesia.

Andreas Maryoto, pemerhati sejarah kuliner dan penulis buku Jejak Pangan: Sejarah, Silang Budaya, dan Masa Depan, menyatakan masuknya brand kedai kopi asing membawa pengaruh besar untuk membuat kopi lokal lebih diterima oleh masyarakat urban.

Pusat perbelanjaan hingga tempat "hangout" dalam konsep kafe kini tumbuh menjamur di kota-kota besar di Indonesia dan umumnya menyajikan aneka makanan praktis higienis dan nyaris selalu memasukkan kopi dalam daftar menu yang jenisnya semakin beragam dengan variasi kopi 100 persen produk lokal.

Promosi yang dilakukan kedai kopi asing yang mengangkat kopi-kopi Nusantara, juga mendorong rasa percaya diri dan kebanggaan orang Indonesia untuk kembali mencintai kopi lokal sekalipun dalam penyajian tidak berupa kopi murni biasanya dicampur dengan susu, rempah-rempah atau buah-buahan jenis tertentu dan penambah rasa lainnya.
Bahkan hingga istilah dalam daftar menu pun menggunakan sebutan asing yang justru bisa mengangkat derajat kopi lokal.

Selain, kini mulai bermunculan kedai kopi lokal yang menawarkan kopi dengan aroma dan cita rasa khas dari biji kopi pilihan yang tumbuh dengan subur di Indonesia.
Ternyata dibalik kenikmatan secangkir kopi di kedai kopi lokal itu juga terdapat idealisme dari para pemiliknya, salah satunya adalah ingin meningkatkan taraf hidup para Petani kopi di tanah air.

Salah satu kedai kopi yang menyajikan kopi lokal yang juga menyajikan berbagai kudapan pelengkap yang baru saja dibuka di Plaza Indonesia adalah DILL Gourmet Cafe.

Kafe ini menawarkan menu kopi dengan berbagai variasi rasa dan aneka masakan dan kudapan yang diusung oleh PT Cultureroyale Indonesia.

"DILL diharapkan akan menjadi tempat hangout baru bagi warga kota metropolitan yang dinamis, para pecinta kopi dan kudapannya yang menambah selera untuk berkumpul dengan sahabat dan kawan dan keluarga", kata Direktur Cultureroyale Indonesia Derrick Buntaran.

Konsep "gourmet cafe" menjadi pilihan yang tepat bagi para pecinta kopi sejati.

Karena cafe ini menyediakan banyak jenis minuman kopi yang berbahan blended coffee hasil kreativitas pakar kopi Indonesia Hendarto Setyabudi.

Beberapa diantaranya adalah Espresso Con Panna, Snowflake Coffee dengan enam pilihan rasa serta Cappucino. Bagi para penikmat kopi, dianjurkan merasakan kopi Espresso Con Panna yang merupakan perpaduan antara rasa kopi kental hitam yang eksotis dan kelembutan cream sehingga menghasilkan sensasi rasa nikmat yang berbeda.

Salah satu keistimewaan kopi di kafe tersebut, menurut Derrick adalah kopi yang digunakan 100 persen kopi lokal dari berbagai wilayah di Indonesia diantaranya kopi yang berasal dari sebuah perkebunan kopi di Sumatera Utara dan juga dari Bali.

Menyeruput kopi menjadi kurang lengkap tanpa dilengkapi sajian kudapan.

Apalgi dengan pengalaman di bidang katering menjadikan tempat "hang out" ini semakin layak untuk dikunjungi. berbagai jenis makanan ditawarkan mulai dari "pastry, cookies, baked goods, sandwich, pasta, donburi, mini pizza hingga pasta yang disajikan oleh dapur Culture Royale Catering".

Menurut Derrick bahwa beberapa makanan seperti Sandwich, Spinach Canneloni dan Korean Style Hot Spicy Chicken bahkan telah menjadi pilihan favorit pengujung sejak soft launch pada Januari lalu.

Khusus untuk roti sandwich, para chef mengolahnya dari campuran tiga bahan yang berbeda yang digunakan untuk roti baquette, soft roll dan sweet bread.

Lokasi Plaza Indonesia dipilih karena lingkungannya sesuai dengan target market DILL yaitu letaknya di pusat kota, dekat dengan perkantoran, serta menjadi salah satu tempat pilihan tujuan belanja dan gaya hidup.

Konsep yang ditawarkan kedai kopi tersebut berupa "Gourmet Cafe".

Kata "Gourmet" berasal dari bahasa Perancis yang artinya orang yang ahli menikmati suatu makanan dan minuman. "Gaya hidup masyarakat kelas mapan di kota Metropolitan seperti Jakarta sangatlah dinamis dan umumnya mereka sudah mengerti dan dapat menilai sebuah kenikmatan," tambah Derrick.

DILL yang merupakan anak usaha dari jasa katering berstandar internasional "Culture Royale" menawarkan konsep baru sebuah cafe dengan aneka jenis makanan dan minuman berkualitas.

"Peluang bisnis industri 'Food & Beverage' di Indonesia masih sangat terbuka dan akan terus berkembang, sehingga peluang tersebut kami gunakan untuk mengembangkan bisnis yang masih satu lini dengan bisnis utama yaitu katering," tambahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA