Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Pria Terancam Penjara karena Tertawa Terlalu Keras di Rumahnya

Kamis 07 Mar 2013 08:31 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Ikon Tertawa (ilustrasi)

Ikon Tertawa (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK--Tidak terima mendengar tawa tetangganya yang tertawa terlalu keras, seorang pria di  Long Islan New York melapor ke polisi.

Kini tetangga pria itu, Robert Schiavelli, menghadapi ancaman penjara 30 hari dan denda sejumlah 500 dolar.

Pengacara Schiavelli Rabu (6/3) menuturkan tetangganya mengajukan keluhan kepada polisi karena kliennya tertawa terlalu keras, padahal di rumahnya sendiri

Polisi mengeluarkan dua surat kepada Schiavelli, 41 tahun dengan tuduhan mengganggu kenyamanan karena tertawa di dekat jendela rumahnya terlalu keras di Rockville Centre, Long Island, sekitar pukul 6 sore pada 12 dan 13 Februari.

Mr Schiavelli, menurut penuturan pengacaranya, menyatakan si tetangga berulang kali menghina kliennya yang cacat sehingga cara terbaik untuk menanggapi ejekan itu adalah dengan menertawainya.

"Ia selalu menghina saya setiap saat dan satu hal yang saya bisa lakukan adalah tertawa," ujar Schiavelli dalam wawancara di telepon.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA