Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Nyanyian Merdu Anas Urbaningrum

Jumat 01 Mar 2013 07:49 WIB

Red: Heri Ruslan

Anas Urbaningrum

Anas Urbaningrum

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,  Oleh Citra Listya Rini

Nyanyian merdu Anas Urbaningrum membius banyak orang. Ups, tapi jangan Anda bayangkan nyanyian mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu seperti nyanyian merdu si pelantun hits Someone Like You, Adele.

Nyanyian merdu versi Anas yaitu untaian pernyataan yang dilontarkannya sejak mundur dari Partai Demokrat. Puasa dari dunia politik sejak Sabtu (23/2) lalu, bukan berarti ia menyegel mulutnya rapat-rapat.

Perlahan tapi pasti, Anas mulai bernyanyi seperti mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Pernyataan mengejutkan yang kali pertama keluar dari mulut pria berkacamata itu yang paling menyita perhatian adalah ungkapan hatinya terkait hasil Kongres Partai Demokrat dua tahun lalu.

"Inti kongres itu, ibarat bayi yang lahir, Anas adalah bayi yang lahir tidak diharapkan," begitu pernyataan Anas yang cetar membahana kalau menurut anak ABG zaman sekarang.

Merasa seperti bayi yang lahir tapi tidak diharapkan oleh Partai Demokrat, terutama sang bapak partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Anas tidak bisa berbuat banyak selama memangku jabatan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Seakan dunia sandiwara, ia harus menjalani peran protagonisnya dengan baik di hadapan publik.

Namun, Anas seakan tidak sanggup menghayati perannya tersebut terlalu lama. Entah gerah atau apa, pria asli Blitar itu mulai galak kepada SBY termasuk rekan-rekannya di Partai Demokrat.

Aksi membangkang Anas terhadap bapaknya -baca SBY- ditunjukkan dengan pernyataan keras saat ia mengundurkan diri dari jabatannya. “Hari ini, saya nyatakan ini baru halaman pertama. Masih ada halaman-halaman berikutnya," begitu 'nyanyian merdu' Anas ketika itu.

Masyarakat luas pun tidak terkecuali elite politik partai terhipnotis dengan nyanyian merdu Anas itu. Beragam reaksi bermunculan usai nyanyian merdu Anas diperdengarkan. Ada yang penasaran, happy dan was-was setelah mendengarkan nyanyian merdu Anas.

Boleh dibilang salah satu orang yang telinganya panas usai mendengar nyanyian Anas adalah Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus anak bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Jelas saja telinga Ibas panas karena Anas mensinyalir dirinya menerima aliran dana Hambalang -kasus yang juga membelit Anas-.

Sontak, Ibas buru-buru berupaya membersihkan namanya. "Saya katakan tudingan (Anas) tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Seribu persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini," kata Ibas melalui rilis yang diterima Republika, Rabu (27/2).

Itulah respons was-was yang ditunjukkan Ibas. Adapun respons dari kubu Partai Demokrat dalam hal ini Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, berbeda lagi. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu justru menyuruh Anas membuka halaman 2 dan halaman 3, kalau memang mempunyai informasi ada yang melakukan korupsi di dalam Partai Demokrat yang diketahuinya.

Adalah Tim Pengawas Bank Century (Timwas Century) yang happy usai mendengar nyanyian Anas. Ya, Anas dianggap kunci informasi untuk membongkar kasus Bank Century. Ibarat fans yang mengidolai penyanyi favoritnya, Timwas Century mengejar-ngejar Anas.

Hmmm... begitulah kira-kira efek nyanyian merdu Anas yang tidak ada habisnya menjadi buah bibir. Satu pertanyaan, sampai kapan Anas akan terus bernyanyi? Pun, kapan ia membuka halaman-halaman berikutnya?

Saat ini mantan Ketua Umum PB HMI itu masih terkesan malu-malu bernyanyi di atas panggung lantaran belum sepenuhnya blak-blakan membocorkan informasi yang dimilikinya. Jadi, sekarang pilihan ada di tangan Anas...

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA