Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Teliti Sebelum Berumrah, Ini Tipsnya

Selasa 26 Feb 2013 15:34 WIB

Rep: Mohammad Akbar/ Red: Heri Ruslan

Baitullah di musim umrah

Baitullah di musim umrah

Foto: Amantour

REPUBLIKA.CO.ID, Beribadah umrah tak semata-mata hanya membutuhkan modal finansial yang cukup saja. Namun calon jamaah diharuskan juga agar teliti dalam memilih travel agen umrah yang bisa dipercaya.

''Kepercayaan yang ditanamkan itu jangan hanya sebatas kepercayaan personal kepada ustaz atau pembimbingnya saja.

Tetapi calon jamaah juga harus melihat bagaimana travel agen tersebut,'' kata Sugeng Wuryanto, direktur utama Muna Tour, saat berbincang kepada Republika di Jakarta.

Sugeng mengingatkan pemilihan travel umrah menjadi pertimbangan yang sangat krusial bagi calon jamaah yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Ia mengatakan saat ini ketersediaan bangku pesawat dan penginapan di Tanah Suci sedang mengalami kesulitan.

Masalah ini perlu diperhatikan, kata dia, terutama bagi calon jamaah yang hendak berumrah sekitar Februari sampai Maret. Pada periode ini, lanjutnya, sangat banyak calon jamaah yang berangkat.

''Jadi di sinilah jamaah harus bisa memastikan kepada travel agennya apakah penerbangannya sudah berada dalam posisi confirm atau tidak,'' ujarnya.

Terkait dengan ketersediaan hotel, Sugeng mengatakan, hal ini menjadi persoalan yang cukup membuat pelik bagi para pengelola travel agen. Masalah ini utamanya terjadi dalam memilih penginapan di Makkah. Di sana, kata dia, sedang ada pembangan secara besar-besaran.

''Dampaknya banyak hotel yang dibongkar dan umumnya yang terkena dampaknya adalah hotel-hotel berbintang empat ke bawah. Akibatnya harga penginapan ini menjadi meningkat.''

Lebih lanjut Sugeng menyarankan agar calon jamaah bisa memastikan apakah hotel yang ditawarkan oleh travel agen itu berklasifikasi seperti apa. ''Pastikan hotelnya, jangan cuma percaya dengan yang katanya setaraf bintang empat atau bintang lima. Tapi pastikan.

Ini penting sekali bagi persiapan calon jamaah sejak dari tanah air,'' ujarnya.

Bagaimana seorang calon jamaah bisa memastikan ketersediaan bangku pesawat dan penginapan? Di sinilah, kata Sugeng, calon jamaah harus bisa mengambil paket-paket dari travel agen yang sudah memiliki pengalaman.

Terkait dengan hal ini, ia juga meminta agar calon jamaah agar jangan memilih agen-agen yang belum mempunyai izin umrah. Jika terjadi kasus gagal berangkat, kata Sugeng, hal ini membuat pemerintah tak bisa memberikan perlindungan kepada calon jamaah.

''Semua itu bisa ditanyakan kepada travel agennya karena itu adalah hak dari calon jamaah dan kewajiban dari travel agen adalah memberikan informasi tersebut secara jelas,'' ujarnya.

Persiapan lainnya, kata Sugeng, calon jamaah harus sejak di Tanah Air divaksin meningitis. Lalu ia juga menceritakan jika kondisi cuaca di Tanah Suci sekarang ini relatif dingin. Suhunya rata-rata di bawah 23 derajat celcius. ''Tentunya perlu ada persiapan kondisi fisik yang sehat sebelum berangkat.''

Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad Hasan dari Gaido Travel. Pria yang juga diberikan amanah sebagai ketua bidang umroh dari organisasi HIMPUH ini mengimbau agar calon jamaah mendaftarkan dirinya ke travel agen yang sudah terdaftar di pemerintah. ''Kalau ada apa-apa nantinya bisa menuntut ke pemerintah,'' ujarnya.

Ia juga mengatakan sejauh ini persoalan visa tak ada banyak masalah. Hasan bahkan menyampaikan terima kasih kepada konsul kedutaan Arab Saudi di Jakarta yang telah mengeluarkan visa umroh.

Namun demikian ia tetap mengingatkan persoalan visa ini bisa menjadi kendala jika pengelola travel agen memalsukan dokumen calon jamaah. ''Jika ini terjadi sangsinya cukup berat,'' katanya.

Hasan mengimbau pula agar para calon jamaah sejak di Tanah Air harusnya bisa meluruskan niatnya untuk berumrah. Untuk hal ini, menjadi yang sangat penting bagi setiap calon jamaah untuk mengikuti bimbingan manasik dan mengikuti bimbingan yang sesuai syar'i yang dicontohkan oleh Rasulullah.

''Jadi dari semua itu, calon jamaah tidak hanya harus mampu secaara fisik dan finansial saja tetapi mereka juga harus mampu beribadah kepada Allah selama di Tanah Suci. Ingat berumroh itu bukan hanya sekedar tamasya ingin melihat Ka'bah tetapi tanamkan bahwa kepergian ke sana sebagai ibadah,'' tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA