Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Ternyata Tertawa Punya Banyak Manfaat

Senin 18 Feb 2013 17:03 WIB

Red: Miftahul Falah

Tertawa bersama. Ilustrasi

Tertawa bersama. Ilustrasi

Foto: h2daily.com
"Senang tertawa" merupakan salah satu pengalaman yang paling positif dalam hidup. Tertawa juga merupakan salah satu hadiah terbaik di dalam dunia yang sering kali terlalu serius.

Tertawa, kegembiraan dan kelucuan mempunyai fungsi perkembangan yang penting bagi anak kecil. Tertawa merupakan cara untuk mengekspresikan kekuatan pemikiran dan kreativitas mereka yang sedang berkembang.

Dengan tertawa, sebagai bagian dalam proses pembelajaran, anak-anak akan belajar dan menyerap lebih banyak dari apa yang Anda ajarkan. Dan Anda berdua akan menikmati setiap saatnya.

Tertawa mendukung pemikiran dan penyelesaian masalah dalam tingkatan yang tinggi. Lebih penting lagi, tertawa membuat Anda lebih sehat dan bahagia. Bahkan, dengan tertawa dapat menumbuhkan koneksi dalam otak. Tertawa juga membuat proses pembelajaran lebih dapat dinikmati. Dan jika proses ini lebih dapat dinikmati, anak-anak akan lebih mau untuk belajar.

Berdasarkan penelitian tentang otak, tertawa mempunyai dampak ilmiah yang serius. Penelitian selama lebih dari 30 tahun menyimpulkan bahwa bagi manusia, tertawa mempunyai banyak manfaat secara fisiologis, neurologis, kognitif dan psikologis.

Waktu seseorang tertawa, karbon dioksida meninggalkan tubuh dan digantikan oleh udara yang kaya oksigen. Ini akan menstimulasi produksi zat anti-inflammatory yang mendorong otot untuk relaksasi dan memberikannya oksigen dan organ tubuh lainnya di seluruh tubuh. Dari kepala sampai kaki. Ini semuanya juga akan mengurangi tingkat hormon stres kortisol.

Oleh: David Chiem, Brian Caswell dan Kylie Bell

Rubrik ini bekerja sama dengan
MindChamps
MindChamps PreSchool Jakarta

@MCPIJakarta

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA