Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Puluhan Jagal Ancam Gelar Aksi Mogok

Kamis 08 Nov 2012 10:21 WIB

Red: Didi Purwadi

Pemotongan sapi di sebuah Rumah Potong Hewan (RPH).

Pemotongan sapi di sebuah Rumah Potong Hewan (RPH).

Foto: adelaidenow.com.au

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah jagal yang rutin memotong sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Malang, Jawa Timur, mengancam akan mogok menyembelih sapi. Ancaman mogok akan digelar jika pemkot setempat tidak segera mengambil kebijakan menaikkan harga jual daging sapi di pasaran.

Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (HPMI) Seksi Jagal Kota Malang, Abu Hasan, mengakui harga sapi hidup sudah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir ini. Harganya naik dari Rp 27 ribu/kilogram menjadi Rp 33 ribu per kilogram.

"Harga sapi hidup sudah naik. Tapi, harga jual daging sapi yang sudah dipotong tidak ada kenaikan, yakni sebesar Rp 66 ribu/kilogram,'' tegasnya. ''Kalau pemerintah tidak mengambil kebijakan menaikkan harga daging sapi, kami akan mogok dan keberadaan daging sapi di pasaran akan langka."

Jika harga jual daging sapi tidak ada kenaikan, pihaknya mengalami kerugian cukup besar. Bahkan, harga pembelian tidak bisa kembali dan akhirnya jagal tidak bisa membeli sapi lagi. Dampaknya tentu akan terjadi kelangkaan daging sapi.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah setempat segera mengambil kebijakan menaikkan harga jual daging sapi yang sudah dipotong. Hal tersebut agar para jagal tetap bisa beroperasi dan tidak sampai terjadi keterlambatan pasokan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA