Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

'Single Parent', Buah Kedewasaan Hello Band dalam Berkarya

Rabu 17 Oct 2012 07:00 WIB

Rep: Umi Lailatul/ Red: Hazliansyah

Hello Band saat berkunjung ke redaksi ROL

Hello Band saat berkunjung ke redaksi ROL

Foto: Republika/Hazliansyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sukses dengan lagu ''Ular Berbisa'' dan ''Dua Cincin, Band "Hello" kembali menelurkan single terbaru mereka berjudul ''Single Parent''. Lagu baru yang ditawarkan band asal Yogyakarta ini dibuat lebih beda dan fresh.

"Ada tema cinta, sekaligus sosialnya juga ada. Ini juga bisa dinikmati oleh semua segmen,'' kata Widi, vokalis "Hello" saat bertandang ke redaksi ROL, Selasa (16/10).

Mengusung tema macam ini bukannya tanpa alasan. Proses kedewasaan dalam berkarya disebut "Hello" membuat mereka berani menciptakan lagu yang tidak murni bertemakan cinta, namun terselip unsur sosial.

Sadar mengusung tema yang sedikit berat, band yang digawangi Widi (vokal), Gavet (Keyboard), Gani (Gitar), Prima (Bas), dan Dedy (drum) ini kemudian tidak membuat aransemen musik mereka "ngejelimet". Mereka mengaku tidak mau "nakal" dalam mengaransemen lagu ini.

''Karena temanya kuat, lirik dan aransemen dibawakan secara simple. Tidak ada aransemen yang neko-neko dan semuanya mengalir apa adanya,'' lanjut Widi.

Dengan begitu, lanjut Widi, siapapun yang mendengar lagu itu akan terhanyut sehingga pesan dalam lagu dapat tersampaikan dengan baik.

Single yang diciptakan Gavet ini menceritakan tentang seseorang yang menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal.

''Saya melihat ini sebagai hal yang dekat dengan kami. Inspirasi ini berawal dari fenomena yang sering terjadi di perkotaan seperti Jakarta,'' lanjut Widi.

Menurut Gavet, single parent bisa dialami oleh siapa saja dan tidak selalu menjadi hal yang diinginkan.

''Mungkin saja pasangannya sering memukul, selingkuh atau sudah dipanggil oleh sang pencipta. Dan kondisi ini, bukanlah kondisi yang mudah dijalani dan sering ada konflik-konflik yang mewarnainya,'' lanjut Gavet.

Karena itu, menurut Gavet, lagu ini ditulis sebagai persembahan Hello kepada para single parent yang terus berjuang untuk anak-anak mereka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA