Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Tanwir Aisyiyah Digelar di Yogyakarta

Senin 15 Oct 2012 21:22 WIB

Rep: yulianingsih/ Red: Taufik Rachman

logo aisyiyah

logo aisyiyah

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Sidang Tanwir I Pimpinan Pusat Aisyiyah pada 2012 ini akan digelar di Yogyakarta tepatnya di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Aisyiyah Yoyakarta Jalan Lingkar Barat, Yogyakarta, 19-21 Oktober 2012 mendatang.

Ketua PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini mengatakan, sidang tanwir kali ini akan diikuti 300 pimpinan Aisyiyah seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Pembukaan sidang tanwir sendiri akan diikuti 1.000 anggota aisyiyah. Sidang tertinggi di tubuh Aisyiyah setelah Muktamar ini mengabil tema "Aisyiyah jelang satu abad : Gerakan Praksis Sosial Al-Ma'un untuk kemajuan bangsa".

"Tema ini kita ambil karena kita menyadarai, bahwa bangsa ini masih dirundung masalah yang kompleks. Kita ingin memberikan kontribusi ke situ,melalui gerakan praksis Al Ma'un melalui usaha dan kegiatan yang memiliki spirit Islam tapi juga beri solusi," tandasnya diselai sela persiapan sidang tanwir di STIKES Aisyiyah, Senin (15/11).

Beberapa isu krusial masyarakat akan dibahas di sidang tersebut antara lain, kemiskinan, rendahnya kualitas kesehatan, penyakit menular dan masalah ekonomi. "Aisyiyah selalu bergerak di dua jalur untuk penyelesaian masalah umat yaitu jalur gerakan komunitas dan amal usaha tetapi juga jalur data based melalui survei yang dilakukan untuk advokasi," tegasnya.

Dua jalur kerja Aisyiyah ini telah mampu membuktikan kiprah lembaga ini di masyarakat hingga usia satu abad di 2014 mendatang. Usia yang sangat matang bagi sebuah organisasi masyarakat yang berbasis keagamaan. "Ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap kita sangat besar dan kiprah kita dibutuhkan," tandasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA