Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Keluarga Perampok Ditangkap Polisi Malaysia

Selasa 25 Sep 2012 12:31 WIB

Red: Didi Purwadi

Aksi perampokan (ilustrasi)

Aksi perampokan (ilustrasi)

Foto: www.cakka.web.id

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Satu keluarga perampok yang sudah terlibat dalam 30 kasus perampokan, pencurian dan pencopetan, ditangkap polisi Kelantan, Malaysia. Mereka ditangkap saat akan melarikan diri ke Sarawak.

Dalam geng keluarga tersebut, suami berperan sebagai eksekutor. Istri dan ibu menjual barang hasil curian.

''Sementara, abang merancang kegiatan kriminal,'' demikian dilaporkan media lokal di Kuala Lumpur, Selasa.

Berdasar hasil penyelidikan polisi, keluarga tersebut terlibat dalam 30 kasus kriminal di Pasir Puteh, Pasir Mas, Tumpat, Kota Bharu dan Bachok. Si suami yang berusia 19 tahun itu ditangkap bersama istrinya (20 tahun) dan ibu (51 tahun) pada Senin (24/9) di ruang tunggu Lapangan Terbang Sultan Ismail Petra, Pangkalan Chepa.

Sementara, abang yang menjadi perancang utama kegiatan kriminal masih diburu polisi.

"Saat ditangkap di lapangan terbang tersebut, polisi yang memeriksa badan tersangka menemukan uang tunai 1.847 ringgit dan 230 baht," kata Kepala Polisi Kelantan, Datuk Jalaludin Abdul Rahman.

Para tersangka kemudian membawa polisi ke sebuah rumah di Taman Panglima Gong Serapat. ''Tempat dimana mereka menyimpan 131 barang hasil curian,'' katanya.

Diantara barang yang ditemukan adalah berbagai jenis kamera digital, TV LCD, berbagai jenis telepon seluler, beberapa unit laptop, pengeras suara, jam tangan, emas tiruan, tas laptop bertuliskan "Hak Kerajaan Malaysia".

Ada juga dua kotak perkakas berisi obeng berbagai ukuran yang diduga digunakan untuk masuk rumah korban. Seluruh barang curian ditaksir bernilai 50 ribu ringgit. Barang tersebut diduga belum sempat dijual oleh istri dan ibu tersangka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA