Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Jabar Amankan Emas Basket Putra

Rabu 19 Sep 2012 20:43 WIB

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Hafidz Muftisany

Pebasket putra Jawa Barat Kaleb Ramot Gemilang (kanan) mencoba menhadang serangan pebasket Jawa Tengah Oky Arista (kiri) pada pertandingan final Basket Putra PON XVIII di Hall A Rumbai, Pekanbaru, Riau, Rabu (19/9)

Pebasket putra Jawa Barat Kaleb Ramot Gemilang (kanan) mencoba menhadang serangan pebasket Jawa Tengah Oky Arista (kiri) pada pertandingan final Basket Putra PON XVIII di Hall A Rumbai, Pekanbaru, Riau, Rabu (19/9)

Foto: Republika/Adhi

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Tim basket putra Jawa Barat (Jabar) menggagalkan ambisi Jawa Tengah (Jateng) untuk menyandingkan medali emas. Itu setelah di final Januar Kuntara dkk mengandaskan perlawanan Jateng, 86-80 di Hall Basket, Sport Center Rumbai, Pekanbaru, Kamis (19/9).

Kemenangan tim besutan Ricky Gunawan itu tidak didapat dengan mudah. Hingga akhir kuarter kedua, Jateng masih unggul atas Jabar dengan skor 32-29. Pada kuarter ketiga, Jabar untuk pertama kalinya unggul dan menutup kuarter, 57-53. Permainan Jabar semakin tidak terbendung pada kuarter terakhir dan menutup gim, 86-80.

Manajer tim Jabar Teddy Heryadi menyebut permainan anak asuhnya sangat luar biasa di partai puncak. Kemenangan kontra Jateng didapat berkat analisis dan strategi yang bisa dijalankan secara baik oleh pemainnya. "Tim basket Jabar ini solid. Mereka dipersiapkan selama empat tahun untuk PON ini. Jadi, kemenangan ini bukan sebuah instan," kata Teddy.

Sebelum berangkat ke Riau, kata dia, tim basket Jabar, sudah menjalani latihan di Malaysia dan Filipina. Penggemblengan di luar negeri dan pembentukan pemain yang tergabung dalam klub Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Bandung. "Mereka sudah bersatu dan bermain sejak lama. Ini kunci soliditas kami."

Ia menerangkan, pengalaman kekalahan dari Jateng di fase grup memberinya pelajaran berharga. Tidak mau malu dua kali, pihaknya meminta anak asuhnya untuk menjaga defense. Permainan tertutup itu dinilainya mampu membuat frustasi lawan. "Ini emas pertama seelah 16 tahun puasa gelar. Ini kemenangan bersejarah bagi kami," ucap Teddy

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA