Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Timnas vs Vietnam, PSSI Minta Warga Surabaya Sesaki GBT

Selasa 11 Sep 2012 19:50 WIB

Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - PSSI berharap warga Surabaya dan sekitarnya memerah-putihkan Stadion Gelora Bung Tomo dalam memberikan dukungan pada pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam, Sabtu (15/9) mendatang.

"Kami optimistis masyarakat berbondong-bondong ke stadion dan mendukung tim merah-putih. Apalagi ini pertandingan resmi pertama Timnas di Surabaya," ujar Deputi Kompetisi PSSI Saleh Ismail Mukadar kepada wartawan di Surabaya, Selasa (11/9).

Pertandingan melawan Vietnam merupakan partai persahabatan resmi yang masuk dalam agenda FIFA dan sangat mempengaruhi peringkat kedua tim. Pihaknya berharap, Timnas Indonesia mampu menang dan memperbaiki peringkatnya yang saat ini berada di urutan 168 dunia.

Saleh Ismail Mukadar menjelaskan alasan mengapa pertandingan Timnas digelar bukan di Jakarta. Menurut dia, kota yang memiliki perkembangan persepakbolaan Indonesia bukan hanya di Jakarta. Selain itu pihaknya khawatir warga Ibukota akan jenuh karena terlalu banyaknya pertandingan Timnas Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan kepada semuanya bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta dan stadion megah ada di kota-kota lain. Selain Surabaya, masih ada Pekanbaru, Samarinda, dan stadion-stadion lainnya," kata dia.

Sebagai persiapan terakhir, pihaknya mengaku sudah memantau perkembangan dan persiapan panitia pelaksana menjelang laga melawan Vietnam. Ditemani Plt Sekjen PSSI Hadiyandra dan Ketua Penyelenggara Gede Widiade, pihaknya menyatakan bahwa Surabaya sudah siap hingga 90 persen melaksanakan pertandingan.

Plt Sekjen PSSI Hadiyandra mengemukakan, pertandingan kali ini diharapkan bukan yang terakhir digelar di Surabaya, namun yang pertama. Jika berhasil menyedot animo penonton serta membanggakan Indonesia maka tidak menutup kemungkinan laga-laga Timnas berikutnya dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo.

"Kami serahkan semuanya ke panitia penyelanggara di Surabaya. Tim yang dipersiapkan dari Jakarta hanyalah perangkat pertandingan saja. Sedangkan semua teknis diatur murni oleh panitia Surabaya, dan kami tidak ikut campur," paparnya.

Sedangkan Ketua Penyelenggara Gede Widiade mengaku bangga karena dipercaya dan sudah mempersiapkan segalanya, termasuk keamanan pertandingan. Surat ke Polrestabes Surabaya sudah masuk dan tidak ada persoalan dengan izin pertandingan.

"Kami ingin membuktikan bahwa Surabaya adalah tuan rumah yang bisa diandalkan. Faktor-faktor teknis maupun nonteknis sudah kami atur dan menjamin laga berjalan lancar," tukasnya.

Pada laga yang 'kick off' tepat Pukul 15.30 WIB tersebut, panitia mencetak 55 ribu lembar tiket dengan harga masing-masing Rp 25 ribu untuk kelas ekonomi, Rp 50 ribu bagi kelas utama, serta Rp 100 ribu khusus kelas VIP.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA