Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

AS Alami Krisis Pangan

Kamis 06 Sep 2012 20:36 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Chairul Akhmad

Kupon makanan di AS (ilustrasi).

Kupon makanan di AS (ilustrasi).

Foto: d-sector.org

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS) mengatakan sekitar 17 juta warga AS di seluruh negeri mengalami kesulitan pangan pada 2011.

Kantor berita Reuters melansir departemen tersebut menampilkan sebuah laporan yang menunjukkan 800 ribu jiwa, warga AS yang berulang kali kehabisan bahan pangan.

Departemen Pertanian menghitung angka kekurangan pangan, setelah pemerintah AS mencatat peningkatan pada pemberian santunan bagi warga miskin.

Pemerintah mengatakan sekitar 46,7 juta warga AS terdaftar menerima santunan pangan, berupa pemberian kupon makanan. Angka tersebut menurut pendataan pada Juni. Pemerintah menunjukkan peningkatan sekitar 173 ribu penerima kupon baru, dibandingkan pada Mei.

Kekurangan bahan pangan dan berkali-kali kehabisan bahan pangan, menurut pemerintah adalah situasi yang memaksa warga miskin AS, untuk melewatkan satu hari tanpa mengonsumsi bahan pangan, alias tidak makan.

Sekitar 97 persen dari warga miskin tersebut mengaku memangkas jumlah konsumsi pada bahan pangan yang tersedia, atau memilih untuk tidak makan. Sedangkan 91 persen diantara mereka merasa kondisi seperti itu bukan sekali dialami dalam hidup mereka, sebab kondisi tersebut sering terjadi sepanjang tahun.

Tingkat kerawanan pangan secara keseluruhan terhadap individu di AS menurut laporan tersebut masih tetap sejak 2008, yakni di 16,4 persen, dan tertinggi sejak 1995.

Data pemerintah memperlihatkan kawasan selatan negara tersebut sebagai wilayah paling rawan. Terutama warga afro-amerika dan hispanik yang memadati kawasan tersebut, seperti Negara Bagian Mississipi dan Arkansas yakni mencapai 19,2 persen.











sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB