Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sepertiga Orang Dewasa AS Menderita Hipertensi

Rabu 05 Sep 2012 12:54 WIB

Red: Djibril Muhammad

Penderita Hipertensi (darah tinggi) sedang diperiksa tekanan darahnya, Ilustrasi

Penderita Hipertensi (darah tinggi) sedang diperiksa tekanan darahnya, Ilustrasi

Foto: Blogspot

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Hampir satu dari tiga orang dewasa Amerika --67 juta-- menderita tekanan darah tinggi, kata US Centers for Disease Control and Prevention di dalam satu laporan baru, Selasa (4/9).

Kebanyakan orang Amerika yang menderita tekanan darah tinggi (36 juta) kini dirawat dengan menggunakan obat dan telah berkonsultasi dengan dokter setidaknya dua kali dalam satu tahun belakangan, tapi kondisi mereka tetap tak terkendali, kata laporan itu, yang berjudul Vital Signs.

Jutaan orang lagi mengetahui mereka menderita tekanan darah tinggi tapi tidak dirawat dengan menggunakan obat atau tidak tahu mereka mengalami kondisi tersebut.

"Kami harus menyingsingkan lengan baju kami dan menjadikan pengendalian tekanan darah tinggi sebagai prioritas setiap hari, dengan setiap pasien, pada setiap kunjungan ke dokter," kata Direktur CDC Thomas Frieden di dalam satu pernyataan.

"Dengan peningkatan pemusatan perhatian dan kerja sama di kalangan pasien, penyedia perawatan kesehatan dan sistem perawatan kesehatan, kami dapat membantu 10 juta orang Amerika mengendalikan tekanan darah mereka dalam lima tahun ke depan."

Tekanan darah tinggi didefinisikan sebagai tekanan darah lebih tinggi atau sama dengan 140/90mm-Hg. Tekanan darah tinggi adalah faktor resiko utama dan penyebab utama keempat kematian di Amerika Serikat, hampir 1.000 kematian per hari, demikian laporan Xinhua. Biaya perawatan kesehatan langsung bagi tekanan darah tinggi hampir 131 miliar dolar AS per tahun.

Ahli farmasi, perawat, ahli makanan dan pekerja kesehatan masyarakat dapat mendukung para dokter dalam mengidentifikasi dan mengobati pasien tekanan darah tinggi, kata laporan tersebut.

Pendekatan dengan landasan tim itu adalah satu cara untuk menyediakan dukungan bagi pasien dan perawatan lanjutan, pemberian obat serta membantu pasien berpegang pada rencana pengendalian tekanan darah.

Selain itu, pasien mesti diberi konsultasi untuk melakukan perubahan gaya hidup yang mempengaruhi tekanan darah, termasuk makan makanan yang sehat, makanan dengan sodium rendah, berolah-raga, mempertahankan berat tubuh yang sehat dan tidak merokok, kata laporan tersebut.

sumber : Antara/Xinhua-OANA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA