Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Harapan dan Doa Dubes RI Maroko di Hari Ied

Jumat 31 Aug 2012 13:57 WIB

Red: Miftahul Falah

Halal bi halal dengan Dubes RI Tosari Widjaya

Halal bi halal dengan Dubes RI Tosari Widjaya

Foto: Kusnadi El Ghezwa

 

KBRI untuk Kerajaan Maroko mengundang semua warga Indonesia di sana, untuk bersama melaksanakan sholat Idul Fitri yang bertempat di halaman Wisma Duta (Kediaman Dubes RI di Rabat). Hal ini dilakukan, setelah Kementerian Agama Maroko resmi mengumumkan bahwa jatuhnya hari raya Idul Fitri pada Senin, 20 Agustus 2012. 

Acara yang dimulai pukul 07.30 ini, dihadiri oleh 200 orang warga Indonesia yang tinggal di Maroko serta sebagian warga Maroko. Sebagian besar, mereka merupakan kalangan mahasiswa. Lainnya merupakan para pekerja dan WNI yang menetap di Maroko bersama keluarganya.

Sholat Idul Fitri kali ini, diimami oleh H. TB Ade Asnawi MA, dengan khotib H. Helmi Basri, LC, MA. Seiring dengan hari raya Idul Fitri, ternyata bertepatan pula dengan HUT Dubes RI Tosari Widjaya yang ke-72. Sehingga, setelah acara tersebut langsung dilanjutkan dengan tasyakuran yang diisi dengan doa dan pembacaan Surat Yasin. 

Dalam kesempatan yang bahagia ini, beliau mengucapkan doa syukur atas karunia dan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT untuknya. Tak lupa ucapan terimakasih kepada semua lokal staff, home staff dan mahasiswa, serta semua WNI yang menghadiri acara tersebut atas doa dan hadiah kue ulang tahun yang diberikan untuk beliau.

"Ketika almarhumah Ibu Dubes Mahsusoh Ujiati masih ada, saya sering berkata bahwa sisa usia saya sudah diwakafkan untuk umat. Oleh karena itu, saya harus bekerja terus untuk umat, entah itu orang Indonesia, Maroko atau orang di mana saja, yang jelas kita harus melakukan yang terbaik untuk siapa saja. Tiada lain semua itu untuk membawa nama baik Indonesia,’’ ujarnya.

Beliau juga menambahkan, bahwa dengan senang hati dirinya siap ditegur maupun diingatkan oleh semua WNI di Maroko. Hal itu jika pada kinerjanya terdapat kekeliruan ataupun kesalahan, agar terhindar dari hal-hal yang kurang baik demi kebaikan kita semua dan kebaikan bangsa Indonesia. Dan siapapun yang akan melanjutkan tugasnya, beliau berharap akan tetap berada di tengah-tengah WNI di Maroko. Setelah itu, acara tersebut dilanjutkan dengan doa syukur dan ramah tamah, serta ditutup dengan halal bi halal. 

Kusnadi El Ghezwa

Mahasiswa Delegasi PBNU Univ. Imam Nafie Tangeir, Maroko

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA