Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Supaya Kain Batik tidak Mudah Rusak, Ini Triknya

Sabtu 01 Sep 2012 09:58 WIB

Rep: Susie Evidia/ Red: Endah Hapsari

Batik

Batik

Foto: antara

REPUBLIKA.CO.ID, Anda pencinta kain batik? Jika demikian, Anda tentu memiliki koleksi batik yang cukup banyak. Agak berbeda dengan kain biasa, kain batik, apalagi batik tulis, butuh perawatan khusus agar warnanya tidak pudar, awet, dan tetap terlihat 'cling' saat dikenakan. Bagaimana cara merawatnya? Simak tips dari Usmawati, perajin batik tradisional Cirebon, berikut ini:

* Batik yang baru dipakai jangan langsung dicuci, tapi harus diangin-anginkan dulu agar tidak bau keringat. 

* Batik tulis harus dicuci dengan tangan, jangan mencuci di mesin cuci atau direndam dalam air sabun (deterjen). 

* Cucilah kain batik tulis Anda dengan sabun khusus yang banyak ditemukan di pasaran agar warnanya tetap awet. Jika tidak ada sabun khusus, boleh memakai sabun cuci deterjen biasa asalkan tidak ada bagian sabun yang mengental di dalam air. Jadi, sabun harus sudah bercampur dengan air. Namun, ada pula yang menyarankan untuk mencuci kain batik dengan shampo rambut. Caranya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu, barulah kain batik dicelupkan. 

* Saat mencuci, bersihkan bagian-bagian yang kotor atau terkena noda dengan lembut. Jangan menggosok dengan sikat atau dikucek-kucek kasar.

* Kalau kain batik tidak kotor cukup dicelup-celup dengan air hangat. 

* Setelah bersih, kain jangan diperas. Tariklah dengan lembut bagian tepi kain agar tidak ada serat yang terlipat. 

* Untuk menjemur, batik sebaiknya diletakkan di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung.

* Hindari menyetrika kain batik dengan suhu terlalu panas. Setrika pun tidak boleh langsung terkena kain batik, tetapi harus dilapisi dengan bahan lain.

* Simpanlah kain batik dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Namun, sebaiknya tidak diberi kapur barus, karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak batik. Sebaiknya, almari tempat menyimpan batik diberi merica yang dibungkus dengan tisu untuk mengusir ngengat.

Bagaimana dengan batik cetak (cap) dan batik printing (sablon)? Merawat dua jenis batik ini tidak sulit. Bahan batik cap dan sablon terbuat dari polyster, sehingga merawatnya biasa saja seperti bahan pakaian pada umumnya, baik saat mencuci, menjemur maupun menyetrika.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA