Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Ujian Pertama Bagi Inter Milan

Jumat 24 Aug 2012 07:30 WIB

Rep: abdullah sammy/ Red: M Irwan Ariefyanto

Belozoglu Emre, kanan, sedang merangkul rekan setimnya di Inter Milan Ronaldo.

Belozoglu Emre, kanan, sedang merangkul rekan setimnya di Inter Milan Ronaldo.

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID,PESCARA —
Reformasi besar-besaran yang dilakukan skuat Inter Milan akan menemui ujian di kandang Pescara, Ahad (26/8) besok. Pertandingan yang terjadi di pekan pertama Serie A ini akan menghasilkan jawaban akan krisis prestasi Inter musim lalu. Di musim lalu, keterpurukan Nerazzurri tidak terlepas performa buruk mereka saat meladeni tim gurem.

Tak pelak, laga melawan Pescara akan memberi jawaban apakah anomali Inter musim lalu masih terbawa memasuki musim baru ini. Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni dipastikan akan menurunkan seleuruh punggawa terbaiknya, termasuk pemain yang baru saja bergabung Antonio Cassano. “Kami bertekad untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dengan musim lalu. Karena itu start yang baik akan menjadi hal yang penting,” ujar pelatih yang meniti karier sebagai pembesut Inter junior ini.

Menghadapi Pescara yang musim lalu tampil sebagai juara Serie B, Inter akan tetap menampilkan formasi 4-3-2-1 yang diterapkan Stramaccioni musim lalu. Sosok Diego Milito akan menjadi bomber utama yang ditunjang oleh kreatifitas Wesley Sneijder dan Coutinho di lini tengah. Sedang Cassano akan dipersiapkan sebagai pemain pengganti.

Stramaccioni menjamin, formasi yang akan diturunkannya akan membuat Inter Milan tampil lebih fleksibel. Inter, kata Stramaccioni, tidak akan lagi mengadopsi gaya statis laiknya formasi 4-4-2 yang diusung sang pelatih lama Claudio Ranieri. “karena keinginan untuk bermain yang lebih fleksibel, saya mendatangkan sejumlah pemain baru. Saya yakin para pemain baru ini mampu memberi banyak alternatif taktik bagi tim ini,”

Namun di laga ini Inter tidak dapat menurunkan penjaga gawnag anyarnya, Samir Hadanovic. Penjaga gawang asal Slovenia ini mengalami cidera yang membuatnya absen selama sebulan. Sebagai pengganti, Stramaccioni telah mempersiapkan penjaga gawang muda, Vid Belec.

Senada dengan sang pelatih, Diego Milito mengaku optimistis timnya akan memulai musim dengan hasil positif. Menurut pemain asal Argentina ini, kondisi di internal tim sangat kondusif untuk memulai kompetisi. “Kini kami banyak dihuni banyak anak muda yang memiliki motivasi dan spirit tinggi,”

Di pihak lain, Pescara ingin membuat kejutan kepada publik Italia. Setelah absen hampir 20 tahun dari kompetisi Serie A, Pescara tentu ingin mengucapkan salam jumpa dengan cara yang manis. Mengalahkan Inter Milan di kandang sendiri tentu jadi pembuka yang sangat special bagi publik Stadio Adriatico.

Sayangnya, Pescara harus mengawali musim dengan ditinggal oleh kekuatan terbaiknya. Marco Verratti, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile, serta pelatih Zdenek Zeman, seluruhnya telah meninggalkan tim berkostum Biru Putih.

Walhasil, Pescara tinggal menggantungkan asanya pada segelintir muka lama seperti Elvis Abbruscato. Namun Pescara beruntung mendapatkan jasa pemain pinjaman asal Manchester City, Vladimis Weiss. Skill dan kualitas Weiss pun siap jadi ancaman untuk merusak usaha reformasi Nerazzurri.

sumber : ap, reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA