Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Soal Suaka Julian Assange, Ekuador Belum Putuskan

Rabu 15 Aug 2012 08:11 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Presiden Ekuador, Rafael Correa

Presiden Ekuador, Rafael Correa

Foto: AFP

REPUBLIKA.CO.ID, QUITO -- Presiden Equador, Rafael Correa, Selasa (14/8) membantah laporan media Inggris bahwa negaranya telah memberikan suaka kepada pendiri WikiLeaks, Julian Assange.

"Rumor mengenai suaka untuk Assange tidak benar," tulis Correa di akun Twitternya. "Tidak ada keputusan yang telah dibuat. Menunggu laporan dari menteri luar negeri."

Assange, 41 tahun, mengajukan suaka pengungsian ke kedutaan besar Ekuador di London pada 19 Juni lalu. Ia menghindari ekstradisi ke Swedia, di mana pria kewarganegaraan Australia ini menghadapi penyelidika polisi atas dugaan pelecehan dan serangan seksual.

Namun ia juga mengkhawatirkan kemungkinan ekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan atas mempublikasikan dokumen rahasia di WikiLeaks. Sejumlah besar dokumen rahasia tingkat tinggi telah dibocorkan di situs terebut, termasuk informasi terkait peperangan di Irak dan Afghanistan serta kawat diplomatik lain yang tak terhitung jumlahnya.

sumber : AFP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA