Masjid Kubah Emas Bersih-bersih Sambut Ramadhan

Rep: MG04/ Red: Karta Raharja Ucu

 Jumat 20 Jul 2012 20:09 WIB

Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat. Foto: Dok Republika Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Masjid Dian Al-Mahri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas, melakukan serangkaian bersih-bersih menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Sejumlah petugas kebersihan dan keamanan disiapkan untuk berjaga-jaga agar masjid tetap bersih dan aman.

"Kita mengutamakan kebersihan, keindahan, serta keamanan," kata pengelola Masjid Kubah Emas, H Ilham.

Saat ditemui ROL, Jumat (20/7), Ilham menjelaskan, pihaknya ingin memanjakan para jamaah yang sengaja datang untuk beribadah ke masjid yang berdiri sejak 2006 lalu itu. "Siapapun yang masuk ke komplek (masjid) kita sudah indah, nyaman, bersih, dan enak," sebut dia.

Bila hari biasa Masjid Kubah Emas dibuka untuk umum pada pukul 04.00-06.00 WIB dan 10.00-20.00 WIB, maka di 10 hari terakhir Ramadhan, masjid yang terletak di Jalan Raya Meruyung Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat, akan dibuka selama 24 jam penuh. Pasalnya, pengelola masjid bakal menggelar kegiatan itiqaf atau bermalam di masjid yang digelar sejak pukul 02.00-03.00 dini hari WIB.

Kegiatan itikaf itu bakal diisi muhasabah tausiyah dan shalat malam. "Setelah pukul 03.00 lalu diadakan sahur bersama," ungkap Ilham.

Masjid seluas 8.000 m2 dan bisa menampung sekitar 20 ribu jamaah itu memang menggelar serangkaian kegiatan selama Ramadhan 1433 hijriyah. Satu di antaranya mengadakan Shalat Tarawih rutin setiap malam dengan program satu malam satu juz Alquran. Sehingga selama 30 malam 30 juz Alquran bakal khatam.

"Awal 17 Ramadhan membacakan terjemahan Alquran, hafiz-hafiz Quran selama seharian. Dan puncaknya ba'da tarawih mengadakan Nuzulul Quran," terang Ilham.

Ilham mengungkapkan, bila malam-malam di tanggal ganjil di akhir Ramadhan, akan semakin banyak antusias jemaah. "Pada malam tanggal ganjil biasanya jemaah mencapai seribu orang, mereka biasanya mau mendapatkan malam lailatul qadar," sebut Ilham mengakhiri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X