Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Mursi Janji Libatkan Gereja Koptik dalam Pemerintahan

Kamis 28 Jun 2012 17:53 WIB

Rep: Lingga Permesti/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Presiden Terpilih Mesir Mohammed Mursi menyalami uskup Koptik, Beshoy (kiri) di istana kepresidenan di Kairo, Rabu (27/6)

Presiden Terpilih Mesir Mohammed Mursi menyalami uskup Koptik, Beshoy (kiri) di istana kepresidenan di Kairo, Rabu (27/6)

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO-- Presiden terpilih Mesir menerima delegasi Gereja Ortodok Mesir termasuk Paus Anba Bakhomious, Rabu (27/6). Selama pertemuan, delegasi gereja koptik mengucapkan selamat atas terpilihnya Mursi.

Bakhomius mengatakan kepada Mursi bahwa jabatan tertingginya itu adalah kenyamanan untuk semua orang Mesir. Sementara Mursi mengatakan ia tidak akan merendahkan Kristen Koptik dan berjanji mempertahankan hubungan dekat antara gereja Koptik dan masyarakat.

Mursi, yang sudah berkonsultasi dalam pembentukan tim presiden dan pemerintah., menjanjikan komposisi kabinetnya tidak terbatas anggota Ikhwanul Muslimin saja, tapi akan mencakup partai-partai politik lainnya dan kekuatan. Mursi dilaporkan telah berdiskusi dengan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Muhammad ElBaradei.

Para pengamat telah menunggu dengan napas tertahan untuk melihat bagaimana kepala baru Islam Mesir negara akan menangani masalah sensitif hak Koptik. Sebelumnya pada hari Selasa, juru bicara kampanye Mursi, Yasser Ali mengumumkan bahwa presiden terpilih akan menunjuk wakil presiden, satu wanita Koptik-Kristen dan yang lainnya.

Bakhomious menjabat sebagai Paus Gereja Koptik Mesir menyusul kematian pendahulunya Paus Shenouda III pada Maret. Dia diperkirakan akan tetap di pos sampai Paus baru dipilih.

Sebelumnya, Gereja Katolik Koptik di Mesir telah mengirimkan surat ucapan selamat untuk Mursi. "Semoga terwujud suatu Negara, sipil demokratis, modern yang menghormati hak-hak dan kebebasan semua dan dapat menjamin keadilan keamanan, perdamaian dan sosial "

sumber : Al Ahram
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA