Saturday, 19 Jumadil Akhir 1443 / 22 January 2022

Saturday, 19 Jumadil Akhir 1443 / 22 January 2022

Muslim Eropa Sanjung Tokoh Penyangkal Holocaust, Lembaga Yahudi Protes

Ahad 24 Jun 2012 18:55 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Hafidz Muftisany

Pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman atau sering disebut Holocaust (Ilustrasi)

Pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman atau sering disebut Holocaust (Ilustrasi)

Foto: hurriyetdailynews.com

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Ucapan belangsungkawa Federasi Organisasi Islam Eropa (FIOE) atas meninggalnya tokoh penyangkal peristiwa Holocaust, Roger Garaudy memancing protes lembaga kebudayaan Yahudi Simon Wiesenthal yang berbasis di Paris, Prancis.

Kepala Divisi Internasional Simon Wiesenthal Center, Shimon Samuels menyayangkan organisasi Muslim memberikan ucapkan belasungkawa terhadap tokoh yang menyangkal Holocaust.  Ucapan itu sama saja memberikan pujian kepada Garaudy.  

“Apa yang diucapkan sama saja menjadikan sosok Garaudy seorang pahlawan. Bisa anda bayangkan, Dewan Rabbi Eropa mengagungkan Anders Breivik yang begitu memusuhi umat Islam,” kata dia seperti dikutip jpost.com, Ahad (24/6).

Sebelumnya, ucapan belasungkapa FIOE terkait kematian Garaudy ditampilkan dalam laman organisasi itu. Ucapan itu berbunyi,” FIOE menerima kabar duka meninggalnya pemikir Prancis Roger Garaudy, seorang filsuf yang menyumbangkan pemikirannya dalam menciptakan kesepahaman antar peradaban.”

Garaudy, seorang komunis yang masuk Islam pada tahun 1982. Ia merupakan pihak yang mempelopori  gerakan anti-Zionis radikal dan menulis buku yang isinya menyangkal Holocaust. Dalam argumennya, Garaudy mengatakan orang Yahudi yang dideportasi ke kamp konsentrasi sebenarnya tidak dibunuh.

Berkat tulisannya itu, pada tahun 1998, pengadilan Perancis memvonis  Garaudy atas tuduhan hasutan rasial dan penyangkalan Holocaust. Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa serangan 9/11 merupakan hasil skenario pemerintah AS. Dia meninggal di pinggiran Chennevieres, Paris pada usia 98 tahun.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA