Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Akibat Krisis, Kekayaan Keluarga AS Turun Hampir 40 Persen

Selasa 12 Jun 2012 07:53 WIB

Red: Hazliansyah

Tren harga saham di Amerika Serikat  menurun (ilustrasi)

Tren harga saham di Amerika Serikat menurun (ilustrasi)

Foto: Alamy

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON --  Bank Sentral AS atau Federal Reserve, Senin, dalam sebuah penelitiannya menyebutkan, Resesi besar di Amerika Serikat telah menyebabkan hilangnya begitu banyak nilai aset keluarga AS, yang mengakibatkan kekayaan mereka jatuh ke tingkat terendah dari yang terlihat dalam kurun waktu 18 tahun sebelumnya.

Sebagian besar alasannya adalah jatuhnya nilai rumah, keuntungan yang belum bisa direalisasikan pada saham, reksadana, dan bisnis.

Menurut survei baru The Fed itu, keuangan keluarga dari 2007 sampai 2010 mengalami penurunan 7,7 persen.

Pendapatan turun dari rata-rata 49.600 dolar AS pada 2007 menjadi 45.800 dolar AS pada tiga tahun kemudian, ketika jutaan orang diberhentikan atau pendapatan dari bisnis mereka jatuh karena kontraksi ekonomi.

Penurunan nilai bersih keluarga-keluarga jauh lebih menakjubkan, 38,8 persen, menunjukkan betapa dalamnya krisis mengguncang negera tersebut.

Kekayaan keluarga menengah AS sebelumnya meningkat dari 106.100 dolar AS pada 2001 menjadi 126.400 dolar AS pada 2007. Namun dalam tiga tahun kemudian, nilai itu jatuh kembali menjadi 77.300 dolar AS sama dengan tingkat pada tahun 1992.


sumber : Antara/AFP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA