Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Diblokade Israel, Jalur Gaza Makin Kritis

Sabtu 09 Jun 2012 07:28 WIB

Red: Endah Hapsari

Gadis Palestina memprotes blokade Israel atas Gaza

Gadis Palestina memprotes blokade Israel atas Gaza

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, Pejabat rumah sakit Palestina memperingatkan tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza akibat berlanjutnya blokade Rezim Zionis Israel terhadap kawasan ini.

Seperti dilaporkan Press TV, pejabat rumah sakit Palestina di Gaza memperingatkan, krisis kesehatan dan pengobatan di wilayah ini telah menanti, aksi Israel memblokade Gaza selama beberapa tahun ini membahayakan kehidupan para pasien di wilayah ini, karena mereka tidak mendapat obat dan peralatan medis yang diperlukan untuk menyambung nyawa mereka.

Ashraf al-Qadrah, juru bicara Departemen Kehakiman Gaza juga mengutuk berlanjutnya blokade di Jalur Gaza oleh Israel. "Kami tengah terancam krisis keselamatan dan kesehatan akibat minimnya obat-obatan dan peralatan medis. Saat ini gudang obat-obatan di Gaza kekurangan 253 jenis obat dan kami membutuhkan lebih dari 200 jenis peralatan medis bagi para pasien," tandas al-Qadrah.

Pemutusan berulang kali listrik  juga menjadi kendala lain bagi rumah sakit di Jalur Gaza. Untuk mengaktifkan generator pembangkit listrik di rumah sakit Gaza diperlukan bahan bakar. Mengingat minimnya bahan bakar di kawasan ini, maka tidak mungkin mengaktifkan generator tersebut.

Di kondisi seperti ini, para pasien Palestina di Jalur Gaza yang menderita sakit parah yang membutuhkan listrik di proses pengobatannya menjadi kelompok yang paling rentan kehilangan nyawa mereka.

Terkait hal ini seorang pasien yang mengidap dialisis (pemindahan buah pinggang) mengatakan,"Jika alat dialisis tidak berfungsi maka tak diragukan lagi saya pasti mati. Seluruh pasien yang anda saksikan di sini hidupnya sangat tergantung pada alat tersebut. Terputusnya aliran listrik sama halnya dengan vonis mati bagi kami."

Haidar Ied, pengamat di Gaza seraya memperingatkan krisis kemanusiaan di wilayah ini menegaskan,"Menurut saya aksi Israel melanjutkan blokadenya terhadap warga Gaza merupakan kejahatan massal dan pembantaian etnis di Jalur Gaza."

Rezim Zionis Israel sejak tahun 2007 meningkatkan blokadenya terhadap kawasan Jalur Gaza. 

sumber : IRIB/PressTV/AR
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA