Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Indonesia Jumlah Tertinggi Penderita Katarak di Asia Tenggara

Kamis 10 May 2012 21:58 WIB

Rep: Indah Wulandari/ Red: Hafidz Muftisany

Seorang pasien menjalani operasi katarak (ilustrasi).

Seorang pasien menjalani operasi katarak (ilustrasi).

Foto: Antara/Wahyu Putro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia menjadi negara dengan penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara. Menurut data, angka penderita katarak di Indonesia sebesar 1,5 persen.

Menurut para ahli, tingginya angka kebutaan di Indonesia disebabkan usia harapan hidup orang Indonesia semakin meningkat. 

Hingga kini, penyakit mata yang banyak ditemui di Indonesia adalah mata katarak (0,8 persen), glukoma (0,2 persen) serta kelainan refraksi (0,14 persen).

"Maka dari data itu, kita berinisiatif berbagi dengan sesama dengan membantu mengoperasi 600 penderita katarak di RSCM," ujar Ketua Umum Fatayat NU, Ida Fauziyah, Kamis (10/5).

Data dari Eye Disease Prevalence Research Group (2004), diperkirakan pada tahun 2020, jumlah penderita penyakit mata dan kebutaan di dunia akan mencapai 55 juta jiwa. Sedangkan saat ini, terdapat 45 juta penderita kebutaan di dunia, 60 persen diantaranya berada di negara miskin atau berkembang.

.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA