Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Industri Elektronk Siap Terapkan SNI

Rabu 18 Apr 2012 06:44 WIB

Red: Taufik Rachman

Pameran komputer

Pameran komputer

Foto: Edy Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pelaku usaha menyambut baik pemberian label wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap 564 produk hingga akhir tahun ini.

"Industri elektronik sudah siap dengan program peningkatan SNI wajib. Adanya SNI akan meningkatkan daya saing industri manufaktur, termasuk elektronik di pasar global," kata Ketua Umum Gabungan Elektronik Indonesia (Gabel) Ali Soebroto ketika dihubungi di Jakarta, Selasa malam (17/4).

Menurut Ali, SNI akan menjadi "technical barrier" (hambatan teknis) yang dapat meningkatkan kualitas produk dalam negeri sekaligus menjadi "trade barrier" (hambatan perdagangan) untuk produk impor.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), perdagangan produk elektronik Cina di Indonesia selama lima tahun terakhir menunjukkan angka negatif. Dengan adanya SNI, lanjut dia, akan menambah kualitas produk sehingga mampu bersaing dengan produk impor.

Sementara itu, Kepala Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim, dan Mutu Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Arryanto Sagala berharap percepatan SNI wajib ini dapat menjadi tameng bagi produk lokal terhadap serbuan barang impor di pasar lokal.

"SNI bisa menahan masuknya produk impor. Selama ini, produk impor yang beredar di pasar tidak memiliki kualitas yang baik," katanya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah akan mempercepat proses sertifikasi SNI. Hal ini dilakukan agar kinerja impor semakin menurun. "Pemerintah akan membantu pelaku usaha agar memperoleh SNI dengan cepat dan produk impor tidak merajai pasar dalam negeri," ujarnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA