Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Ruangan Paling Berbahaya di Rumah

Selasa 10 Apr 2012 03:07 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Dewi Mardiani

Toilet bersih dan nyaman tidak harus mewah

Toilet bersih dan nyaman tidak harus mewah

Foto: furniturekue.com

REPUBLIKA.CO.ID, Hati-hati! Ruangan paling kecil di rumah yakni kamar mandi, ternyata bisa jadi tempat paling berbahaya. Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (AS) mencatat kurang lebih 235 ribu orang setiap tahunnya dilarikan ke Unit Gawat Darurat setelah mengalami cedera di kamar mandi.

Dari jumlah tersebut kebanyakan korban berusia di atas 15 tahun, dan hampir 14 persennya harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Para peneliti menemukan jumlah angka korban cedera di kamar mandi meningkat sesuai dengan peningkatan usia, dan memuncak pada usia di atas 85 tahun.

Lebih dari sepertiga luka terjadi saat mandi, baik saat menggunakan bak mandi maupun shower. Umumnya yang mengalami kecelakaan saat mandi terjadi pada mereka yang berusia antara 15-24 tahun. Sementara lebih dari 14 persen cedera terjadi saat menggunakan toilet, umumnya diderita oleh mereka yang berusia lebih dari 85 tahun.

Hasil penelitian juga mencatat perempuan beresiko 72 persen lebih tinggi dari laki-laki untuk mengalami cidera di kamar mandi. Peneliti berasumsi hasil tersebut terjadi karena adanya perbedaan aktivitas fisik, kekuatan tubuh yang lebih lemah, massa tulang atau keinginan untuk mengobatinya.

Kegiatan paling berbahaya untuk segala usia adalah mandi. Namun hanya 2,2 persen cedera terjadi ketika masuk ke dalam bak mandi atau shower. Sisanya 9,8 persen cedera terjadi justru seusai mandi, yakni pada saat meninggalkan bak mandi atau shower.

Ahli Edidemiologi dan penulis laporan mengenai hal ini, Judy A. Stevens mengatakan, “Cedera akibat masuk dan keluar toilet lebih tinggi terjadi pada mereka di atas usia 65 tahun. Akan lebih membantu jika setiap kamar mandi dilengkapi gagang pegangan di dalamnya,” kata Judy seperti dilansir, The New York Times.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA