Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Mudah dan Sering, Pendirian Ormas Seperti 'Makan Obat'

Senin 12 Mar 2012 20:09 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Gamawan Fauzi

Gamawan Fauzi

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN - Dianggap begitu mudah, pendirian organisasi kemasyarakatan (Ormas) di tanah air dan dinilai seperti "makan obat". "Dalam satu hari, bisa tiga ormas yang berdiri," kata Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dalam rapat koordinasi pemerintahan daerah di Sumatera Utara di Medan, Senin (12/3).

Menurut Mendagri, jumlah ormas di tanah air sangat banyak dan tumbuh "menjamur' sejak era reformasi bergulir pada 1998. Kondisi itu dapat dilihat dari jumlah ormas yang telah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri yang mencapai 65.577 ormas.

Dengan adanya kebebasan berdemokrasi sejak reformasi bergulir, ormas tersebut selalu muncul setiap hari dengan berbagai jenis kegiatan. "Seperti 'makan obat'. Pagi muncul satu, siang satu, sore satu," katanya.

Menurut dia, jumlah 65.577 ormas tersebut masih yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri dan belum dihitung dari ormas yang berada Kementerian Hukum dan HAM serta lembaga lainnya."Lain lagi dengan ormas yang tidak terdaftar," kata mantan Gubernur Sumatera Barat itu.

Ia mengatakan, pihaknya menilai kondisi mudahnya rakyat Indonesia mendirikan ormas tersebut merupakan situasi unik dan terus berlangsung. Untuk menata pendirian dan peranan ormas tersebut, pihaknya telah merancang Rancangan Undang-undang (RUU) Ormas untuk dibahas di DPR.
"RUU Ormas sedang dibahas bersama RUU lain seperti RUU Desa," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA