Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Suara Malaikat Manhattan Transfer

Sabtu 03 Mar 2012 23:23 WIB

Red: M Irwan Ariefyanto

manhattan transfer

manhattan transfer

Foto: mages.mitrasites.com

REPUBLIKA.CO.ID,Pernah dengar Java Jive? itu bukan nama band dari Bandung. Justru para personel band asal Bandung ini mengaku bahwa band ini diberi nama sesuai dengan lagu Manhattan Transfer.

Kelompok vokal jazz yang didirikan tahun 1969, hingga saat ini masih awet. Meski sempat bergonta ganti personel, namun kelompok ini menjadi inspirasi sejumlah kelompok vokal di seluruh dunia. Kelompok ini bisa dibilang unik, karena mereka seolah terus mengikuti zaman. Formasi terakhir mereka yang tampil di Java Jazz 2012 ini sekarang tampil dengan kemasan bergaya boogie-woogie, swing, be bop, fusion, latin, pop atau pun R&B, mengikuti zaman.

Kelompok ini namanya terinspirasi dari sebuah judul novel 'Manhattan Transfer'. Pertama kali dibentuk oleh Tim Hauser, Erin Dickins, Marty Nelson, Gene Pistilli, dan Pat Rosalia. Mereka mengawali karirnya dengan merilis album pertamanya, Jukin.

Sejumlah album telah dihasilkan mereka. Beberapa lagu mereka pun menjadi hits di seluruh dunia. Tim Hauser sebagai pentolan pertama band ini kemudian mengubah personel mereka pada 1992, dengan memasukan Alan Paul, Janis Siegel, dan Laurel Massé menggantikan para personel yang mengalami kecelakaan pada 1978.
Album-album Manhattan cukup laris manis di pasaran. Selain Jukin, album mereka yang mendunia adalah Coming Out, Pastiche dan Extensions. Album Extensions malah meraih penghargaan Grammy Award untuk kategori Best Jazz/Fusion Performance, vocal dan instrumental pada 1980.
Kelompok ini sempat vakum beberapa lama.Namun memasuki tahun 2000 an, The Manhattan Transfer merilis sejumlah album. Lagi, mereka sukses di pasaran.

Di Indonesia, nama Manhattan Transfer cukup dikenal karena seringnya tampil di hadapan penggemarnya. Pada tahun 2010 lalu, mereka berempat sempat reuni dalam Java Jazz 2010. Penampilan Janis Siegel, Tim Hauser, Alan Paul, dan Cheryl Bentyne saat itu tampak kompak dan energetik di usianya yang rata-rata telah melewati 50 tahun.  Pada penampilan di Java Jazz 2012, mereka pun ternyata masih memukau  penggemarnya di Indonesia

sumber : berbagai sumber
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA