Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Indonesia Warriors Cetak Kemenangan Perdana di The Mahaka Square

Sabtu 25 Feb 2012 18:33 WIB

Rep: muhamd iqbal/ Red: Taufik Rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sepanjang kompetisi Asean Basketball League (ABL) musim ini, Indonesia Warriors selalu melewatkan laga kandangnya di The Mahaka Square dengan kekalahan. Satu-satunya kemenangan kandang justru diraih di GOR C'Tra Arena Bandung saat menekuk tim asal Vietnam Saigon Heat.

'Kutukan' tersebut akhirnya terpecahkan saat menjamu Singapore Slingers, Sabtu (25/2). Rony Gunawan dan kawan-kawan berhasil menang 65-57 dalam laga ketiganya di The Mahaka Square musim ini.

Selepas pertandingan, pelatih Warriors John Todd Purves secara explisit mengaku senang bisa meraih kemenangan di Jakarta. "Akhirnya kami bisa menang di Jakarta," ujarnya sambil bersoloroh kepada para wartawan.

Kemenangan kali ini menurut Todd sangat penting bagi perjalanan Warriors di sisa musim ini. Hal tersebut disebabkan Slingers merupakan salah satu rival utama Warriors dalam perebutan tempat di babak playoff. "Senang bisa memenangi laga," ujarnya saat temu pers selepas pertandingan.

Menurutnya, kemenangan kali ini tak lepas dari kerja keras anak asuhnya. Meski begitu, ia tidak menampik bahwa Slingers memberikan kesulitan bagi timnya. "Pertandingan berlangsung ketat. Beruntung kami bisa mengatasi tekanan Slingers," imbuhnya.

Mario Wuysang menjadi pencetak angka tertinggi bagi Warriors dalam laga ini dengan raihan 21 poin. Disusul oleh duo pemain impor asal Amerika Serikat yakni Steven Demon Thomas dan Larry Jonathan Smith yang masing-masing membukukan 17 dan 10 poin. Meskipun menang, Mario memuji penampilan Slingers. Secara khusus dirinya memuji pertahanan solid yang diperagakan oleh Donald Dulay dan kawan-kawan. "Mereka lawan yang tangguh," tuturnya.

Meskipun menang, Todd masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dibenahi, khususnya dari sisi turn over. Total para pemain Warriors membuat 20 turn over dalam laga kali ini. Todd beralasan, banyaknya turn over tersebut diakibatkan oleh solidnya pertahanan yang diperagakan oleh Slingers. "Tentu sebuah catatan yang buruk dan harus segera kami perbaiki," imbuhnya.

Todd menambahkan, dirinya senang dengan kinerja para pemainnya, khususnya dari aspek rebound. Terbukti Warriors memperoleh 52 rebound dalam laga ini berbanding 29 rebound yang dibukukan oleh Slingers.

Sementara itu pelatih Slingers Neo Beng Siang mengaku timnya memulai laga dengan lambat. Neo menduga para pemainnya sedikit gugup menghadapi laga kali ini. "Kami tidak mengawali laga dengan baik," ujarnya. Selain itu, Neo menyebut bahwa buruknya presentase rebound dalam laga ini menjadi penyebab kekalahan timnya.

Senada dengan sang pelatih, guard Slingers Wong Wei Long mengaku timnya tidak bermain baik pada permulaan laga. Meski begitu, ia menilai timnya telah melakukan perbaikan pada kuarter kedua dan kuarter keempat. "Namun semua terlambat karena Warriors bermain lebih baik," ungkapnya.

Donald Little menjadi pencetak angka terbanyak bagi Slingers dengan 20 poin. Disusul oleh Louis Graham yang mencetak 15 poin. Kekalahan ini merupakan yang kelima bagi Slingers di musim ini. Selain itu, kekalahan ini juga membuat Slingers gagal membalaskan kekalahan atas Warriors pada laga perdana musim kompetisi tahun ini.

Bagi Warriors, kemenangan ini memperbesar peluang untuk melangkah ke babak play off. Saat ini, Warriors berada di urutan keempat klasemen sementara dengan catatan menang kalah 4-4. Sekaligus menggusur posisi Slingers yang sebelumnya menghuni posisi tersebut. Kini Slingers berada di urutan kelima dengan catatan menang kalah 4-5.

Selepas ini, Warriors akan melakoni laga tandang yang sulit menghadapi San Miguel Beermen di Ynares Sport Arena, Rabu (29/2). Warriors tentu bertekad bisa membalas kekalahan pada pertemuan perdana 18 Februari lalu, sekaligus mengamankan peluang ke babak play off.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA