Sunday, 20 Jumadil Akhir 1443 / 23 January 2022

Seminar Polisi Tenessee dengan Pembicara Tokoh Anti-Islam Ternama (2-habis)

Sabtu 18 Feb 2012 16:38 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

John Guandolo, tokoh Islamofoibia yang kini kerap menggelar senimar pelatihan terhadap polisi mengenai Islam

John Guandolo, tokoh Islamofoibia yang kini kerap menggelar senimar pelatihan terhadap polisi mengenai Islam

Foto: TPM.com

REPUBLIKA.CO.ID, Status Guandolo sendiri cukup Kontroversial. Ia pernah mengerjakan kasus korupsi mantan Senator perwakilan Louisiana dari partai Republik, William Jefferson. Ia mengundurkan diri dari FBI setelah terungkap dia memiliki hubungan seksual dengan agen dan informan kunci pemerintah - dan kemudian membuat daftar penaklukan.

Guandolo bangkit kembali meskipun cara yang ditempuh adalah lewat pembicara khotbah mengenai ancaman terorisme Islam. Pada bulan November ia mengatakan bahwa umat Islam "tidak memiliki hak Amandemen Pertama untuk melakukan apapun."

Situs SEG yang ia buat juga menjelaskan bagaimana umat Islam "menundukkan rakyat Amerika" lewat program-programnya yang dirinci detail dalam silabus.

Perusahaan SEG, tidak merespon permintaan wartawan untuk wawancara. Ia telah menjadi penyelenggara sejumlah seminar semacam itu sepanjang tahun. Pada satu kali seminar di Columbus, Ohio tahun 2010, acara menjadi tak kondusif dan memburuk ketika Guandolo menuduh satu orang lokal memiliki hubungan dengan "kegiatan Ikhwanul Muslimin / Gerakan Islam."

Daftar sisa pemain terhubung ke seminar Tennessee dibaca seperti who's-yang anti-Muslim aktivis.

Allen Jackson, pendeta Gereja World Outreach, di mana sesi pelatihan diselenggarakan, sebelumnya mengatakan bahwa "kami memiliki kewajiban untuk menyelidiki siapapun di bawah bendera Islam."

Menurut WSMV-TV, perusaaan SEG itu disewa untuk seminar oleh Koalisi Kebebasan Tennessee, lembaga yang sudah dikenal Islamofobia.

Lou Ann Zelenik, Direktur Eksekutif TFC, pernah mencalonkan diri sebagai anggota Kongres pada 2010 namun gagal. Saat itu ia mengusung perlawanannya dan penolakannya terhadap pendirian masjid di Murfreesboro sebagai isu utama kampanye.

"Hingga masyarakat Muslim Amerika mencabut dan memisahkan diri dari kejahatan mereka, dari rekan-rekan radikal, dan mengutuk mereka yang ingin menghancurkan peradaban kita dan saya akan memerangi mereka, kita tidak wajib membuka diri kepada salah satu dari mereka," ujar Zelenik

TFC juga sempat menjadi tuan rumah bagi anti-Islam Geert Wilders anggota parlemen Belanda, yang berbicara pada sebuah makan siang dengan menu barbekyu gratis. "Saya tidak membandingkan Islam dengan Kristen dan Yahudi. Saya membandingkan Islam dengan fasisme dan komunisme, "Wilders mengatakan pada saat itu.

Corey Saylor, Direktur Legislatif Nasional CAIR, mengatakan bahwa TPM SEG "telah menjadi perhatian kami setiap tahun" karena keyakinan mereka bahwa "masjid tidak memiliki hak agama, dan tidak harus menikmati perlindungan Amandemen Pertama."

"Ucapan itu jelas datang dari sumber yang meresahkan dan mengganggu," ujarnya

sumber : Talking Point Memo
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA