Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Makan Ikan Hiu, Walikota Diserbu Kicauan Protes

Jumat 10 Feb 2012 06:10 WIB

Rep: Nur Feby Rosiana/ Red: Didi Purwadi

Wali Kota Bandung, Dada Rosada (dua kiri), meninjau langsung tempat penjualan ikan dalam kampanye 'Gemara Makan Ikan' saat peresmian Pasar Ikan Higenis (PIH) di Pasar Induk Gedebage, Bandung, Jabar, Rabu (8/2).

Wali Kota Bandung, Dada Rosada (dua kiri), meninjau langsung tempat penjualan ikan dalam kampanye 'Gemara Makan Ikan' saat peresmian Pasar Ikan Higenis (PIH) di Pasar Induk Gedebage, Bandung, Jabar, Rabu (8/2).

Foto: Antara/Syarif Abdullah

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Wali Kota Bandung, Dada Rosada, mendapatkan sejumlah kicauan protes di twitter karena aksinya memakan ikan hiu di hadapan warga kota Bandung. Aksi makan ikan hiu dilakukan dalam 'Kampanye Gemar Makan Ikan' yang digelar di Pasar Ikan Higenis (PIH) Gedebage, Kota Bandung, Rabu (8/2).

"Hari ini, kita makan ikan bersama. Ikan hiu yang biasanya memakan manusia, hari ini ikan hiu kita makan bersama," kata Dada seperti yang dikutip dari laman Antara.

Dada bersama para pejabat lainnya memakan ikan hiu. Bahkan, Dada juga meminta hiu dimasak langsung setelah dipotong.

Alih-alih mengajak masyarakat agar hidup sehat dengan mengkonsumsi ikan, Dada malah diprotes. Aksinya justru menuai protes dari kalangan pecinta hewan khususnya ikan hiu. Di sejumlah akun di twitter terlihat bagaimana mereka memprotes aksi dada yang memakan ikan hiu.

Dalam akun #selamatkanHIU terlihat jelas bagaimana kemarahan sejumlah pecinta ikan hiu tersebut. Beberapa kicauan mengungkapkan kekesalannya terhadap Dada yang mengajarkan masyarakat Bandung khususnya anak-anak SD untuk membunuh hewan yang saat ini masuk kedalam kategori hewan yang harus dilindungi.

Karena, jumlahnya yang terbatas atau dalam kepunahan. Tapi, beberapa twit juga menyalahkan media yang memberitakan tentang Dada sedang menyantap ikan hiu dengan lahapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA