Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Hatta: Buruh Demo Karena Belum Ada Solusi

Rabu 01 Feb 2012 01:04 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Dewi Mardiani

Buruh demonstrasi (ilustrasi)

Buruh demonstrasi (ilustrasi)

Foto: Antara/R. Rekotomo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menilai demonstrasi buruh yang sering terjadi terkait UMR disebabkan tiga pihak yang berkepentingan tidak duduk bersama untuk mencari solusi. Ia mengatakan dialog adalah cara yang harus dipegang untuk menyelesaikan masalah.

“Seberat apapun persoalan itu selalu ada solusi kalau kita mau duduk bersama. Terkait buruh, seharusnya berpegangan pada tripartit (pekerja, pengusaha, dan pemda) dan tidak mengambil keputusan di luar apa yang sudah menjadi ketentuan kita,” katanya, Selasa (31/1) terkait dengan masalah upah minimum regional (UMR)

Apabila menemui jalan buntu, menurut Hatta, bisa meminta masukan pemerintah bagaimana menyelesaikan persoalan upah tersebut. “Kalau semuanya ingin diselesaikan dengan menutup jalan, lalu menekan dengan cara lain, maka industri kita tidak bekerja. Kan semuanya rugi. Pekerja rugi, pengusaha rugi, negara rugi, dan publik pun rugi karena terganggu,” katanya.

Menurutnya, tuntutan para pekerja sebenarnya didasari tidak adanya prosedur yang dijalankan dengan baik, yakni tidak ada dialog di antara tiga pihak yang bisa memuaskan semua pihak. “Ya menurut saya, kalau masih ada yang kurang cocok, kembali lagi ke tripartit untuk bersama lagi sampai mencapai kesepakatan,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA