Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Hormati Jasa Muslim Albania, Yahudi Gelar Pameran Fotografi

Sabtu 28 Jan 2012 02:32 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Ramdhan Muhaimin

Pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman atau sering disebut Holocaust (Ilustrasi)

Pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman atau sering disebut Holocaust (Ilustrasi)

Foto: hurriyetdailynews.com

REPUBLIKA.CO.ID, CALGARY - Federasi Yahudi Kanada menggelar pameran fotografi yang menampilkan perjuangan heroik Muslim Albania dalam menyelamatkan Yahudi dari kekejaman Nazi Jerman selama Holocaust. 

"Pameran macam ini membantu kita untuk menghormati kebebasan dasar terlepas dari latar belakang seseorang atau agama," ungkap Menteri Kewarganegaraan, Imigrasi, dan Multikulutralisme, Kanada, Jason Kenney seperti dikutip onislam.net, Jumat (27/1).

"Besa : Sebuah Kehormatan" demikian pameran itu bertajuk, mencantumkan penghargaan yang tinggi kepada Muslim Albania yang menyelamakan orang Yahudi. Penggunaan kata Besa, kata dalam bahasa Albania bermakna iman, dipilih lantaran mencerminkan keberanian Muslim Albania. PAmeran itu digelar Jumat (27/1). 

Pameran yang berlangsung dari 27 Januari - 5 Februari ini, juga menawarkan napak tilas kehidupan orang-orang yang berkomitmen sosial tinggi meski berada dalam kondisi terancam. Karya-karya yang ditampilkan merupakan milik fotografer Amerika Norman Gershman. 

Berkat Asosiasi Persahabatan Albania-Israel, Gershman mampu melacak banyak Muslim Albania yang menyelamatkan orang Yahudi dari Nazi Jerman. Ia menghabiskan empat tahun di Albania, dan bertemu keluarga para pahlawan, memotret dan menuliskan perjuangan mereka.

Sebelum Perang Dunia II, hanya ada 200 orang Yahudi di Albania, yang memiliki total populasi 800 ribu jiwa. Setelah perang, semakin banyak populasi Yahudi lantaran mereka berhasil melarikan diri dari Nazi Jerman, selanjutnya menetap di Albania.

Pameran ini sebagian besar didanai oleh program kewarganegaraan dan interaksi imigrasi Kanada. "Program ini bertujuan untuk menciptakan peluang bagi komunitas budaya dan iman berbeda untuk membangun jembatan persahabatan," kata Menteri Kenney.

Menurutnya, pameran ini akan memfasilitasi interaksi dan mendorong peningkatan pemahaman masyarakat Calgary yang beragam , utamanya antara komunitas Muslim dan Yahudi," pungkas dia. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA