Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Di Pekanbaru, 80-an Bayi Lahir '11-11-11'

Jumat 11 Nov 2011 17:05 WIB

Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Hingga sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat sore ini di Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, tercatat telah lahir 80-an bayi '11-11-11' atau yang lahir tepat tanggal 11 bulan ke-11 tahun 2011.

Dari pemantauan ANTARA, angka unik '11-11-11' sengaja dipilih atau sangat diharapkan banyak orang tua di Pekanbaru sebagai hari kelahiran anak mereka, sekalipun harus melalui proses kelahiran 'cecar'.

Akibatnya beberapa Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Pekanbaru terpaksa mengeluarkan aturan membatasi pasien masuk. Kendati begitu, sedikitnya 80 bayi telah lahir di Pekanbaru memanfaatkan momentum tanggal unik hingga berita ini diturunkan.

Mengapa terkesan ada 'pembatasan'? Karena, sebagian orang tua sengaja 'rela' melakukan proses 'operasi cecar' untuk 'mempercepat' waktu kelahiran bayi mereka, tepat pada hari '11-11-11' ini.

Dari data yang dihimpun ANTARA, RSIA paling banyak menangani pasien melahirkan ialah RSIA 'Andini'. Seorang petugas informasi RSIA Andini, Syarah Ulfah, mengungkapkan, hingga pukul 14.00 setidaknya sudah 10 bayi dilahirkan di RSIA tersebut.

"Itupun masih menyisakan 10 orang pasien ibu hamil yang menunggu giliran untuk dioperasi (cecar). Sekarang yang sedang mengantri ada lima lagi," tuturnya.

Pesan Kamar Duluan
Syarah menjelaskan, pada momentum 'tanggal cantik' ini, semua kamar yang tersedia di RSIA Andini telah penuh terisi. Pasalnya, banyak yang pesan kamar duluan. Akibatnya pada sore hari tanggal 11 ini, RSIA Andini tidak lagi dapat menerima pasien karena tak ada lagi tempat.

"Padahal, bisa saja di antara mereka memang datang karena waktunya sudah pas untuk melahirkan, tidak hanya karena minta di-'cecar'," ujarnya.

Ia menambahkan, pasien ibu hamil telah banyak yang memesan kamar di RSIA Andini sejak jauh-jauh hari. "Bahkan ada seorang pasien yang memesan kamar di RSIA Andini dari tiga bulan sebelum melahirkan atau pada enam bulan usia kehamilan," ungkapnya lagi.

Bahkan di beberapa tempat lain diperoleh informasi, tak jarang di antara para ibu itu melakukan 'indent' alias bayar di muka, agar bisa melahirkan pada hari '11-11-11'. "Kendati begitu, tidak semua (pemasan) kami bisa terima, karena jumlah kamar yang terbatas," kata Syarah.

Operasi Jam 11
Alasan para orang tua rata-rata sama. Yakni, angka '11-11-11' dinilai sebagai tanggal unik, sehingga dipilih untuk melahirkan, bahkan rela dioperasi sekali pun, demi mengambil momentum langka tersebut. "Tidak semua lahir normal, sebagian besar 'cesar'," ujar Syarah.

Buktinya, hingga pukul 16.30 WIB itu, hanya ada ada satu dari 10 bayi yang dilahirkan melalui proses persalinan normal di RSIA Andini ini. "Malahan, ada pasien yang minta dioperasi jam 11 lewat 11 juga," kata Syarah.

Sementara itu di tempat lain, RSIA 'Zainab' Pekanbaru misalnya, juga ada tujuh bayi berhasil ditangani persalinanya pada tanggal cantik ini. Namuin, fenomena pemilihan tanggal unik untuk persalinan ini tidak terjadi di RSUD 'Arifin Ahmad' Pekanbaru. Petugas Humas mengaku tidak memiliki pasien melahirkan pada tanggal cantik ini seperti yang terjadi di RSIA Andini dan Zainab.


sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA