Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Penerbangan Garuda di Bandara Ahmad Yani Normal

Kamis 28 Jul 2011 17:31 WIB

Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG--Penerbangan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, tidak mengalami gangguan terkait dengan mogok terbang sebagian pilot maskapai tersebut.

Berdasarkan pantauan di Bandara Ahmad Yani Semarang, di Semarang, Kamis, delapan penerbangan Garuda Indonesia dengan rute Semarang-Jakarta dan Jakarta-Semarang berjalan normal dan tidak ada keterlambatan.

Salah seorang calon penumpang maskapai Garuda Indonesia, Latifah, mengaku dirinya membeli tiket rute Semarang-Jakarta di loket pembelian tiket dengan harga normal yakni Rp993.000.
"Tidak ada gangguan penerbangan dan semua berjalan normal termasuk tiket juga dijual tanpa ada kenaikan harga," katanya.

Cempaka, calon penumpang maskapai Garuda Indonesia berasal dari Jakarta, mengatakan, dirinya sebagai salah satu konsumen akan dirugikan jika penerbangan terganggu akibat mogok terbang sebagian pilot yang berakhir pada Kamis siang.

"Kalau sampai terjadi mogok terbang besar-besaran maka yang sangat dirugikan adalah para penumpang dan hal itu bisa memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap maskapai Garuda Indonesia," katanya.

Ia bersyukur penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Ahmad Yani Semarang tidak mengalami gangguan karena dirinya harus kembali ke Jakarta pada Kamis.

Baik pihak Bandara Ahmad Yani Semarang maupun petugas maskapai Garuda Indonesia tidak ada yang bersedia memberikan keterangan saat hendak dikonfirmasi normalnya penerbangan salah satu maskapai favorit di Indonesia tersebut.

"Bapak manager sedang berada di Jakarta," kata salah seorang karyawan maskapai Garuda Indonesia yang tidak mau disebutkan namanya saat sedang melayani pembelian tiket di loket.
Sejumlah pilot Garuda Indonesia melakukan mogok terbang mulai Kamis dini hari karena menuntut kesetaraan pendapatan pilot lokal dengan pilot asing.

Mogok terbang tersebut berakhir Kamis pukul 13.00 WIB, setelah ada kesepakatan antara manajemen Garuda Indonesia dengan Asosiasi Pilot Garuda (APG) yang menuntut persamaan pendapatan di kalangan pilot.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA