Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Jembatan Pabelan Dibuka untuk Bus dan Truk

Sabtu 16 Apr 2011 16:14 WIB

Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,MAGELANG--Jembatan Pabelan di jalur utama Magelang-Yogyakarta, tepatnya di perbatasan Kecamatan Mungkid-Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu, mulai dibuka untuk kendaraan truk dan bus.

"Truk dan bus bisa melintas karena perbaikan pilar jembatan yang tergerus lahar sudah selesai," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Secang, Pringsurat, Muntilan, dan Salam, Satuan Nonvertikal Tertentu (SNVT) Wilayah II Kementerian Pekerjaan Umum, Budi Sudirman.

Jembatan Pabelan sisi utara tertutup untuk kendaraan truk dan bus sejak putusnya Jembatan Pabelan sisi selatan akibat diterjang banjir lahar dingin Merapi pada 30 Maret 2011. Jembatan terpaksa ditutup untuk truk dan bus karena masyarakat khawatir akan kondisi jembatan yang tergerus bagian pilarnya dan jangan sampai mengalami nasib yang sama dengan jembatan sisi selatan.

Budi mengatakan, setelah dilakukan pengecoran dan dipasang 'jas besi' atau besi pelat maka pilar jembatan akan lebih kuat dan jika terjadi banjir lahar dingin, material tidak langsung membentur pilar jembatan, tetapi membentur pelat besi tersebut.

Meskipun truk sudah bisa melintas di jembatan tersebut, khusus truk pengangkut pasir ada pengaturan jam operasional, yakni pada Senin-Jumat pukul 19.00-05.00 WIB dan hari Sabtu-Minggu pukul 21.00-05.00 WIB.

Dibukanya jembatan untuk truk dan bus tersebut, membuat penumpang bus jurusan Semarang-Yogyakarta atau sebaliknya yang sebelumnya harus menyeberang jembatan untuk berganti bus guna melanjutkan perjalanan tidak terlihat lagi. Puluhan bus yang parkir di pinggir jalan di kedua ujung jembatan juga tidak ada.

Menyinggung pembangunan jembatan sisi selatan, dia mengatakan sedang dilakukan pengeboran untuk pembuatan fondasi jembatan kerangka baja.

"Sekarang sedang persiapan, dengan merangkai kerangka baja di sisi barat," katanya.
Ia mengatakan, hingga saat ini telah dirangkai enam segmen atau setengah bentangan. "Kami targetkan pembangunan jembatan dalam dua bulan atau akhir Mei 2011 sudah selesai," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA