Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Perang Teknologi TV pada CES 2016

Kamis 07 Jan 2016 17:00 WIB

Red:

Pameran tahunan Consumer Electronics Show (CES) telah resmi dibuka. Pameran yang berlangsung di Las Vegas pada 6-9 Januari 2016 ini menjadi tempat bagi berbagai produsen teknologi untuk unjuk gigi.

Pameran bergengsi ini sekaligus menjadi ajang bagi para pencinta teknologi untuk "mengintip" berbagai teknologi yang akan hadir di masa depan. Tak hanya menghadirkan teknologi, seperti augmented dan virtual reality, smart home, atau smart cars, CES juga menghadirkan berbagai inovasi pada teknologi televisi hingga perabotan rumah tangga.

Dikutip dari The Verge produsen asal Jepang Sony hadir di CES kali ini dengan menghadirkan tiga TV 4K High Dynamic Range (HDR). Resolusi 4K HDR ini diyakini membuat konten HRD menjadi lebih tajam dibanding teknologi HDR yang telah ada sebelumnya.

TV yang menjadi produk flagship baru dari Sony ini adalah XBR-X940D Series yang dibekali bentang layar 75 inci dan XBR-X930D Series, yang datang dengan layar 65 inci dan 55 inci. Kedua model ini dilengkapi bezel ultra tipis, display Sony Triluminos, dan interface Google Android TV. XBR-X930D mencakup teknologi yang disebut Sony Slim Backlight Drive, yang memungkinkan bezel tipis tanpa mengurangi distribusi backlight.

Produsen  smartphone Xperia ini juga meluncurkan aplikasi baru dengan TV HRD yang disebut Ultra. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membeli dan streaming konten HDR dari Sony Picture di TV Sony 4k HDR yang menjalankan Android TV. Ultra akan diluncurkan akhir tahun ini di Amerika Serikat (AS) dengan 40-50 judul sebagai permulaan.

Tak mau kalah, produsen asal Korea Selatan, Samsung, juga meluncurkan perangkat TV Curved 4K KS9500. Dikutip dari Digital Spy, Rabu (6/1), TV SUHD dari Samsung diluncurkan dalam lima model secara terpisah, mulai 49 inci sampai 88 inci. Samsung menyatakan ini merupakan TV melengkung pertama dengan bezel istimewa yang ada di dunia.

Samsung KS9500 memiliki keunggulan dengan menawarkan gambar sisi tepi menakjubkan. Tak hanya memiliki resolusi tinggi 4K, model SUHD juga menggunakan teknologi Quantum Dot. Teknologi ini hadir untuk mencerahkan gambar agar tampak lebih cerah, lebih hidup dengan warna yang kuat.

Fokus pada konten

Dengan kehadiran Smart TV, kini televisi tak lagi berfokus pada keindahan warna, ketipisan layar, atau kecantikan desain. Para produsen TV pun mulai berlomba menghadirkan berbagai konten menarik untuk memperkaya pengalaman bagi para penonton.

Pada CES 2016, LG memboyong jajaran televisi yang akan dipasarkan sepanjang 2016. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah seri OLED G6.

Televisi ini memiliki bodi supertipis, tepatnya hanya 2,53 milimeter atau setara empat kartu kredit. OLED G6 hadir dalam dua varian ukuran 65 dan 77 inci.

Keduanya mendukung Dolby Vision dan konten HDR10. LG juga menyematkan speaker Harman Kardon yang menjanjikan kualitas suara yang amat memanjakan telinga. Selain OLED G6, televisi yang turut mencuri perhatian adalah UH9800. Televisi ini memiliki resolusi 8K atau dua kali resolusi UHD. LG membuatnya berukuran 98 inci.

Pada ajang CES, LG juga mengumumkan jalinan kemitraan yang dibuatnya dengan perusahaan penyedia teknologi pendukung dan konten HDR. "Berbagi inovasi dengan para mitra yang menjadi pemimpin dalam industrinya merupakan strategi kami untuk memberikan manfaat lebih besar bagi pengguna," ujar Brian Kwon, presiden dan CEO LG Home Entertainment Company. 

Sebagai bagian dari kemitraan ini, lini produk LG OLED TV dan Super UHD TV pada 2016 didesain untuk mendukung format HDR 10 yang menjadi standar dalam industri dan Dolby Vision. Paduan konten berteknologi Dolby Vision dengan teknologi LG OLED TV ini akan menghasilkan kualitas gambar lebih cerah, kedalaman warna lebih baik, dan meningkatkan detail gambar.

Selain itu, LG juga menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan penyedia konten untuk memastikan ketersediaan layanan konten streaming yang dapat dinikmati dalam kualitas gambar HDR. Di samping Amazon, pada CES 2016, pengunjung booth LG juga bisa menikmati layanan konten berkualitas HDR dari Youtube untuk pertama kalinya. Rencananya, Youtube akan menyediakan layanan HDR playback melalui aplikasi TV mulai tahun ini. N

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA