Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Jakarta Disiapkan Jadi Kota Ramah Difabel

Selasa 16 Okt 2018 20:12 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Tongkat untuk difabel. Ilustrasi

Tongkat untuk difabel. Ilustrasi

Foto: Reuters
Presiden Jokowi meminta Jakarta menjadi percontohan kota bersahabat bagi difabel

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Erick Thohir

Pagi ini, genap tiga hari setelah penutupan Asian Para Games (13/10/2018), Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Sosial, Agus Gumiwang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawesdan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau fasilitas umum di area sekitar kompleks Gelora Bung Karno. Tinjauan ini untuk memastikan agar kondisi fasilitas tetap terjaga dan siap menjadi penunjang masyarakat berkebutuhan khusus.

Kesiapan infrastruktur dan tata ruang gerak Kota Jakarta yang bersahabat bagi difabel menjadi salah satu perhatian khusus Bapak Presiden. DKI Jakarta akan menjadi percontohan kota yang bersahabat bagi difabel. Dimulai dari fasilitas di GBK, seperti toilet, mushalla, trotoar dan kebutuhan lainnya untuk menuju ke area penonton.

Menurut Pak Presiden, kesiapan fasilitas ini 80 persen sudah baik. Bapak Presiden dan Gubernur DKI Jakarta telah memberikan detil masukan atas kekurangan yang harus diperbaiki dan sudah disampaikan kepada Mentri PUPR. Beberapa perbaikan misalnya tinggi tempat cuci tangan yang harus disesuaikan, dan sebaiknya pintu menggunakan mekanisme pintu geser.

Presiden Jokowi menetapkan komitmen tindakan nyata untuk menyiapkan dan membangun fasilitas umum bersahabat terhadap disabilitas dengan cara mendorong semua provinsi, kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Selanjutnya pemerintah akan mendorong semua fasilitas di ruang publik dan transportasi menjadi ramah terhadap disabilitas.

photo
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Salah satu cara agar daerah lain segera mengadopsi kebijaksanaan ini, adalah dengan kemungkinan adanya dorongan insentif yang dikaitkan dengan pajak atau ijin laik fungsi. Bapak Presiden juga ingin mengundang rekan-rekan difabel ke istana untuk membahas ini. Bersamaan dengan ini Presiden Jokowi juga menyatakan akan membicarakan kewirausahaan.

Kesetaraan akses dan kenyamanan bagi mereka yang berkebutuhan khusus dipastikan  akan memberikan motivasi bagi kita semua untuk menjaga dan menghormati kelayakan fasilitas ini. Inilah Indonesia. Indonesia maju.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA