Senin 21 Jun 2021 11:17 WIB

Eks Menteri Portugal: Islam Bagian dari Sejarah Eropa

Islam bukan agama asing dari luar Eropa.

Rep: Meiliza Laveda / Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Mantan menteri Portugal, Bruno Macaes
Foto: Daily Sabah
Mantan menteri Portugal, Bruno Macaes

IHRAM.CO.ID, ANTALYA – Mantan Menteri Portugal sekaligus Ilmuwan Politik, Bruno Macaes, mengatakan Islam adalah bagian dari sejarah dan budaya Eropa. Islam bukan agama asing dari luar Eropa.

“Di balik sejarah kejayaan Eropa, Islam adalah bagian dari budaya Eropa. Di Balkan, Spanyol dan bagian Eropa lain, Muslim memiliki populasi besar,” kata Macaes di sela-sela Forum Diplomasi Antalya, Ahad, (20/6).

Selain disebut bagian dari Eropa, Islam adalah agama yang membangun beberapa keragaman dan semangat di Eropa.  Macaes menjelaskan, Islam telah hadir di tanah Eropa sejak abad ke-8 dan dianggap sebagai agama dengan pertumbuhan tercepat di Eropa. Banyak Muslim yang mendirikan peradaban di Spanyol yang beberapa saat kemudian berkembang ke arah tenggara Eropa.

Sejarah mencatat, banyak pembunuhan massal dan pengusiran paksa Muslim. Namun, jejak peninggalan peradaban dan budaya Islam seperti arsitektur, makanan, musik, dan bahasa tidak hilang.

Selain itu, Macaes juga menanggapi soal pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang Islam. “Bukan urusan politisi untuk memutuskan apakah agama berada dalam krisis atau tidak,” ujar dia.

Dilansir Daily Sabah, Senin (21/6), tahun lalu, Macron menuduh Muslim Prancis separatisme dan menggambarkan Islam sebagai agama dalam krisis. Dia juga membela soal kartun Nabi Muhammad. Selain itu, Macaes juga menyebut adanya peningkatan Islamofobia di Eropa. Menurut dia, ini merupakan masalah besar dan memprihatinkan. Sebab, banyak tindakan yang menunjukkan rasisme dan kebencian, misalnya di Austria.

“Di Austria, ada gagasan untuk memiliki undang-undang yang menentang Islam politik dan tidak ada yang tahu apa arti Islam politik dalam praktiknya,” ucap dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement