Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Oposisi Venezuela Setujui Rp 1,4 T Dana Beku untuk Vaksin

Jumat 23 Apr 2021 15:51 WIB

Red: Ani Nursalikah

dolar AS. Para penumpang yang mengenakan masker pelindung wajah di tengah pandemi virus corona baru, berdiri di peron kereta bawah tanah di Caracas, Venezuela, Selasa, 2 Maret 2021. Setelah kenaikan tarif mulai berlaku tahun lalu, pemerintah Venezuela memerintahkan kenaikan tarif baru ditetapkan pada 20.000 Bolivar per perjalanan sekali jalan, setara dengan satu sen AS.

dolar AS. Para penumpang yang mengenakan masker pelindung wajah di tengah pandemi virus corona baru, berdiri di peron kereta bawah tanah di Caracas, Venezuela, Selasa, 2 Maret 2021. Setelah kenaikan tarif mulai berlaku tahun lalu, pemerintah Venezuela memerintahkan kenaikan tarif baru ditetapkan pada 20.000 Bolivar per perjalanan sekali jalan, setara dengan satu sen AS.

Foto: AP/Matias Delacroix
Venezuela tetap menjadi salah satu negara yang paling lambat dalam vaksinasi.

IHRAM.CO.ID, CARACAS -- Oposisi Venezuela pada Kamis (22/4) setuju menggunakan dana 100 juta dolar AS (Rp 1,4 triliun) yang dibekukan di Amerika Serikat untuk membayar vaksin virus corona melalui program COVAX. Venezuela tetap menjadi salah satu negara yang paling lambat dalam penyuntikan melawan penyakit tersebut.

Baca Juga

Pemimpin oposisi Juan Guaido dan sekutunya telah

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA