Selasa 21 Sep 2021 17:25 WIB

Antusiasme Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Masih Kurang

Untuk bisa mendaki, pengunjung harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Ani Nursalikah
Antusiasme Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Masih Kurang. Penampakan awan lentikularis di sekitar Gunung Arjuno, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/11).
Foto: Istimewa
Antusiasme Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Masih Kurang. Penampakan awan lentikularis di sekitar Gunung Arjuno, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/11).

IHRAM.CO.ID, BATU -- Meskipun telah dibuka, antusiasme pendakian Gunung Arjuno-Welirang masih kurang. Sejak pembukaan, baru 38 orang yang sudah melakukan pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang.

Dari jumlah tersebut, 20 orang melalui jalur Tretes sedangkan lainnya lewat jalur Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Pendakian Gunung Arjuno-Welirang sudah dibuka sejak 19 September lalu. Pembukaan ini hanya berlaku di jalur Tambaksari, Purwosari dan Tretes, Kabupaten Pasuruan. 

Baca Juga

Kepala Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan pembukaan jalur pendakian ini menyesuaikan aturan Instruksi Mendagri (Inmendagri). Berdasarkan aturan yang berlaku hingga 4 Oktober tersebut, hanya Pasuruan yang sudah berada pada level 2 PPKM.

"Dan status wilayah Malang Raya (Malang dan Batu) masih level tiga PPKM," kata Ahmad saat dihubungi wartawan, Selasa (21/9).

Menurut Ahmad, pendakian biasanya terlihat ramai pada akhir pekan. Namun di hari kerja seperti saat ini sangat sepi pendaki.

"Bahkan tidak ada yang naik," ucapnya.

Untuk bisa mendaki, pengunjung harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini harus dibuktikan dengan pindaian kode batang aplikasi PeduliLindungi saat tiba di pintu masuk. Selain itu, pendaki juga harus menyertakan surat keterangan sehat.

Ahmad juga meminta, calon pendaki untuk memesan tiket secara daring. Pengelola tidak menyediakan layanan pemesanan tiket di lokasi. Sebab itu, calon pendaki perlu mengunjungi laman yang telah disediakan pengelola.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement