Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

3 Cara Mudah Tetap Mendapat Keberkahan Usai Ramadhan

Rabu 25 May 2022 01:10 WIB

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

Umat muslim membaca Alquran (tadarus) saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (22/4/2022) malam. Pada 10 hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, umat muslim melakukan Itikaf untuk meraih malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan membaca Alquran, Shalat Tahajud dan berzikir. 3 Cara Mudah Tetap Mendapat Keberkahan Usai Ramadhan

Umat muslim membaca Alquran (tadarus) saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (22/4/2022) malam. Pada 10 hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, umat muslim melakukan Itikaf untuk meraih malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan membaca Alquran, Shalat Tahajud dan berzikir. 3 Cara Mudah Tetap Mendapat Keberkahan Usai Ramadhan

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Penting untuk menemukan cara melanjutkan kebiasaan baik selama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apakah Ramadhan sudah berlalu begitu jauh sehingga kita kembali pada kebiasaan lama? Penting untuk kita ketahui tanda Ramadhan yang produktif adalah kita menjadi orang yang lebih baik di bulan-bulan setelah Ramadhan dari sebelumnya.

Dengan mengingat hal itu, penting untuk menemukan cara melanjutkan kebiasaan baik yang kita lakukan selama Ramadhan. Berikut adalah tiga kebiasaan yang mudah dilakukan yang dapat membantu kita menerima berkah dalam kehidupan usai Ramadhan.

Baca Juga

1. Terus membangun hubungan dengan Alquran

Ramadhan memiliki arti penting karena merupakan bulan di mana Alquran diturunkan. Inilah sebabnya mengapa banyak Muslim berusaha memperkuat hubungan mereka dengan Alquran selama bulan ini dengan membaca dan mempelajari maknanya.

Meskipun Ramadhan mungkin telah berakhir, kita tidak boleh meninggalkan hubungan kita dengan Alquran. Bagaimanapun, salah satu cara terbaik untuk membangun hubungan dengan Allah adalah membangun hubungan dengan Firman-Nya.

Membaca Alquran tidak harus menjadi komitmen harian utama. Ini bisa sesederhana membaca tiga ayat sehari atau mempelajari beberapa halaman tafsir sehari.

Ingatlah, Allah lebih menyukai usaha daripada kesempurnaan. Dalam sebuah hadits shahih, Nabi SAW bersabda:

“Sesungguhnya orang yang membaca Alquran dengan indah, lancar, dan tepat, dia akan berada di kelompok para malaikat yang mulia dan taat. Adapun orang yang membaca dengan susah payah, terbata-bata atau terbata-bata dalam ayat-ayatnya, maka baginya pahala dua kali lipat.” (HR Sahih Al-Bukhari)

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA