Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Thursday, 16 Zulhijjah 1441 / 06 August 2020

Perumpamaan Takwa dari Sayyidina Umar bin Khattab

Rabu 08 Jul 2020 05:53 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Perumpamaan Takwa dari Sayyidina Umar bin Khattab. Ilustrasi Takwa

Perumpamaan Takwa dari Sayyidina Umar bin Khattab. Ilustrasi Takwa

Foto: Mgrol120
Orang takwa akan berhati-hati dalam menapaki situasi kehidupan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sayyidina Umar bin Khattab merupakan sosok yang tegas lagi beriman teguh. Beliau juga sangat bertakwa dan senantiasa geram dengan orang-orang yang melanggar hukum Allah.

Baca Juga

Dalam buku Keluarga Andal di Era Digital karya kumpulan penulis di Rumah Keluarga Indonesia dijelaskan, takwa merupakan sikap kehati-hatian dalam menjalani kehidupan. 

Terdapat sebuah kisah mengenai percakapan Ubay bin Ka’ab dengan khalifah Sayyidina Umar bin Khattab. Bahwasannya Sayyidina Umar menjelaskan bahwa orang yang bertakwa itu adalah orang yang berhati-hati layaknya pejalan kaki yang melintasi jalan penuh duri.

Begitulah manusia yang memiliki ketakwaan. Sepantasnya mereka akan berhati-hati dalam menapaki kehidupan dalam situasi apa pun. Takwa juga merupakan parameter bagaimana manusia dipandang di sisi Allah SWT dan dijanjikan selalu berada di dekat Allah.

Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran Surah An-Nahl ayat 128 berbunyi: “Innallaha ma’alladzinattaqu walladzina hum muhsinun,”. Yang artinya: “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan,”.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA