Friday, 25 Jumadil Akhir 1443 / 28 January 2022

Cameron Didesak Protes Larangan Muslim Inggris Masuk AS

Kamis 24 Dec 2015 06:57 WIB

Rep: c36/ Red: Ani Nursalikah

Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Anggota parlemen Inggris dari partai buruh, Stella Creasy mendesak pemerintahan Perdana Menteri (PM) David Cameron untuk melayangkan protes kepada Amerika Serikat (AS).

Protes dilakukan sebagai tindakan tegas atas larangan warga Muslim Inggris masuk ke AS.

Dilansir dari AP, Kamis (24/12), protes dirasa penting mengingat beberapa kasus penolakan sempat diberitakan oleh kantor berita BBC.

Menurut Creasy, temuan yang ada bukan merupakan kasus yang disembunyikan. "Temuan menjadi isu tersendiri dan harus segera ditangani oleh pemerintah," ujar Creasy.

Pekan lalu, sebanyak 11 warga Muslim Inggris tidak dapat naik pesawat ke Los Angeles. Mereka ditolak setelah petugas bandara memeriksa dokumen.

Baru-baru ini, ribuan warga Inggris menyesalkan pernyataan kandidat calon presiden AS, Donald Trump yang mengatakan masuknya Muslim ke Amerika Serikat harus dilarang.

Lebih dari 140.000 orang mendukung penandatanganan inisiatif yang melarang Trump mengunjungi Inggris.

Baca juga: Pendaki Perempuan Tewas Terjatuh dari Ketinggian 300 Meter

sumber : AP
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA