Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Paus Beluga yang Terdampar di Sungai Seine Berhasil Diselamatkan

Rabu 10 Aug 2022 15:47 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Friska Yolandha

Paus Beluga berenang di kunci Notre Dame de la Garenne sebelum dipindahkan, di Saint-Pierre-la-Garenne, barat Paris, Prancis, Selasa, 9 Agustus 2022. Para pemerhati lingkungan Prancis bergerak dengan pemikiran berbahaya Beluga itu telah tersesat ke Sungai Seine minggu lalu ke lembah sungai air asin untuk mencoba dan menyelamatkan hidupnya.

Paus Beluga berenang di kunci Notre Dame de la Garenne sebelum dipindahkan, di Saint-Pierre-la-Garenne, barat Paris, Prancis, Selasa, 9 Agustus 2022. Para pemerhati lingkungan Prancis bergerak dengan pemikiran berbahaya Beluga itu telah tersesat ke Sungai Seine minggu lalu ke lembah sungai air asin untuk mencoba dan menyelamatkan hidupnya.

Foto: AP Photo/Aurelien Morissard
Paus beluga diperiksa dan dirawat sebelum dikembalikan ke habitat aslinya.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Seekor paus beluga yang terdampar telah berhasil diangkat dari Sungai Seine, Prancis Utara pada Rabu (10/8/2022) pagi waktu setempat. Paus Beluga terdampar di sungai Seine kurang lebih sepekan.

"Beluga diangkut dengan perahu ke truk di bawah perfusi. Pengangkatan dipantau oleh dokter hewan," kata koresponden media di Prancis, Clement Lanot yanf berbagi rekaman video misi penyelamatan, dikutip laman Anadolu Agency, Rabu.

Baca Juga

Pihak berwenang Prancis sejak Selasa malam membuat kemajuan operasi penyelamatan paus beluga. Paus itu awalnya berenang ke hulu dari Selat Inggris setelah mengembara jauh dari polongnya.

Sebelum misi penyelamatan, sekretaris jenderal prefektur Eure, Issabella Doriat-Pouzet mengatakan, beluga, spesies yang dilindungi yang biasanya ditemukan di perairan Arktik yang dingin, selanjutnya akan ditempatkan di truk berpendingin dan diangkut ke pantai. Paus setinggi empat meter terlihat lebih dari seminggu yang lalu menuju Paris dan terdampar 130km ke daratan dari Selat di Saint-Pierre-La-Garenne di Normandia.

Sejak Jumat pekan lalu pergerakan hewan ke pedalaman telah diblokir di Saint-Pierre-La-Garenne, 70km barat laut Paris, dan kesehatannya memburuk setelah menolak makan. "Tetapi kondisinya "memuaskan"," kata Isabelle Brasseur dari taman hewan laut Marineland di Prancis selatan dikutip Guardian.

Sebuah baskom air laut di kunci di pelabuhan Channel Ouistreham telah disiapkan untuk hewan itu, yang akan menghabiskan tiga hari di sana untuk diamati dalam persiapan untuk pelepasannya. Sea Shepherd France, sebuah kelompok nirlaba yang bekerja untuk perlindungan lautan, telah mengawasi dengan perahu selama seminggu terakhir.

Kelompok tersebut telah mengoordinasikan upaya dengan polisi setempat, pemadam kebakaran, dan pejabat lainnya untuk mengeluarkan paus dari air.

Rencana awal adalah menangkap beluga dengan jaring, mengangkatnya dengan derek dan menempatkannya di truk. Langkah ini pun telah dicapai dalam waktu hampir enam jam untuk mengangkat seekor paus seberat 800 kilogram.

Paus tersebut akan diangkut ke lokasi air laut lain selama beberapa hari untuk diperiksa dan dirawat. Setelah dirasa sehat, paus tersebut kemudian dilepaskan kembali ke laut.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA