Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Hampir 95 Persen Warga Inggris Sudah Miliki Antibodi Covid

Jumat 06 Aug 2021 07:45 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

 Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menerima suntikan kedua vaksin Covid-19 AstraZeneca, di Francis Crick Institute di London, Kamis, 3 Juni 2021. Sebagian warga Inggris mendapatkan antibodi Covid-19 dari vaksinasi, sementara lainnya akibat infeksi alami.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menerima suntikan kedua vaksin Covid-19 AstraZeneca, di Francis Crick Institute di London, Kamis, 3 Juni 2021. Sebagian warga Inggris mendapatkan antibodi Covid-19 dari vaksinasi, sementara lainnya akibat infeksi alami.

Foto: AP/Matt Dunham
Antibodi warga Inggris terbentuk dari proses vaksinasi dan infeksi alami.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prevalensi penduduk Inggris dewasa yang memiliki antibodi Covid-19 sudah mencapai hampir 95 persen. Antibodi ini terbentuk melalui proses vaksinasi serta infeksi alami.

Tak hanya itu, prevalensi anak berusia 16-17 tahun di Inggris yang memiliki antibodi Covid-19 pun mengalami peningkatan. Prevalensi pada kelompok anak berusia 16 tahun meningkat sebesar 12 persen, sedangkan pada kelompok anak berusia 17 tahun meningkat sebesar 14 persen.

Baca Juga

Bila warga Inggris terus berpartisipasi dalam program vaksinasi, semua orang di Inggris diperkirakan akan mendapatkan perlindungan terhadap Covid-19 pada pertengahan September nanti.

"Merupakan hal yang menenangkan, bahwa sebagian besar orang dewasa di Inggris suda memiliki perlindungan pada taraf tertentu terhadap Covid-19," jelas Prof Paul Hunter dari University of East Anglia, dikutip dari The Sun, Jumat (6/8).

Akan tetapi, Prof Hunter berharap temuan ini tak membuat warga Inggris berpuas diri. Dia mengimbau agar warga Inggris yang belum divaksinasi dan segera mendapatkan vaksin bila sudah memenuhi syarat.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA