Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

AstraZeneca Harus Gunakan Pabrik Inggris Penuhi Komitmen UE

Sabtu 19 Jun 2021 11:35 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021).

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021).

Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
AstraZeneca masih harus mengirim total 300 juta dosis vaksin ke Uni Eropa

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - AstraZeneca harus mengirim vaksin Covid-19 ke Uni Eropa (UE) juga dari pabrik di Inggris jika diperlukan untuk memenuhi komitmennya dengan UE. Demikian diputuskan hakim pada Jumat (18/6), menurut pengacara yang mewakili UE.

Pihak perusahaan mengaku tidak langsung dapat mengirim dosis vaksin UE dari pabrik Oxford Biomedica di Inggris sebab pihaknya harus memasok Inggris Raya terlebih dahulu.

Baca Juga

Menurut pengacara, hakim telah memutuskan bahwa pabrik itu harus digunakan untuk pasokan Uni Eropa. Akan tetapi, AstraZeneca bisa memenuhi komitmennya dengan UE tanpa menggunakan pabrik tersebut.

Perusahaan tidak berkewajiban mengirim dosis vaksin sesuai jadwal yang tertera di kontrak sampai akhir Juni, tapi harus masih mengirim total 300 juta dosis ke Uni Eropa, demikian isi putusan hakim.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA