Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Diancam Prancis, Inggris Kirim Angkatan Laut ke Pulau Jersey

Kamis 06 May 2021 13:55 WIB

Red: Nur Aini

Inggris mengirim dua kapal Angkatan Laut Kerajaan ke Jersey menyusul ancaman blokade Prancis terhadap pelabuhan utama pulau itu.

Inggris mengirim dua kapal Angkatan Laut Kerajaan ke Jersey menyusul ancaman blokade Prancis terhadap pelabuhan utama pulau itu.

Prancis menuduh Inggris menggunakan aturan baru untuk membatasi penangkapan ikan

 

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris mengirim dua kapal Angkatan Laut Kerajaan ke Jersey menyusul ancaman blokade Prancis terhadap pelabuhan utama pulau itu.

Baca Juga

Seorang juru bicara Downing Street pada Rabu (5/5) mengatakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara dengan Ketua Menteri Jersey, Senator John Le Fondre, tentang potensi blokade.

"Perdana menteri dan menteri utama menekankan kebutuhan mendesak untuk mengurangi ketegangan dan untuk dialog antara Jersey dan Prancis tentang akses penangkapan ikan," kata juru bicara itu dikutip oleh media lokal.

Dia mengatakan perdana menteri menggarisbawahi dukungannya yang teguh untuk Jersey dan blokade apa pun sepenuhnya tidak dapat dibenarkan. Sebagai tindakan pencegahan, Inggris akan mengirimkan dua Kapal Patroli Lepas Pantai untuk memantau situasi tersebut.

"Mereka setuju pemerintah Inggris dan Jersey akan terus bekerja sama dalam masalah ini," tambah dia.

Menurut Jersey Evening Post, nelayan Prancis mengancam akan memblokir pelabuhan utama Jersey, Saint Helier, dan menghentikan pasokan kebutuhan memasuki pulau itu. Media lokal juga melaporkan bahwa pejabat Prancis mengatakan mereka akan menutup kantor di Kepulauan Channel dan menghentikan impor produk Jersey ke Prancis.

Jersey adalah pulau terbesar di Kepulauan Channel. 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/inggris-kirim-angkatan-laut-kerajaan-ke-jersey-setelah-ancaman-blokade-prancis/2230930
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA